Aku Cemburu

By Erny Kurniawati - 13.50.00

Aku Cemburu

Kumainkan kakiku menendang-nendang kerikil-kerikil di ujung kakiku. Aku sedang berusaha meredam cemburuku. Saat ini juga, tunanganku sedang bercakap dengan mantan kekasihnya dulu. Lucu memang, tapi biarlah. Aku memang cemburu, membuatku memilih untuk mundur menjauh dari tempat berdiriku semula. Jangankan berbincang dengan wanita masalalunya, pada oksigen yang memenuhi paru-parunya pun aku cemburu. Sepertinya tunanganku ini mengerti apa yang sedang berkecamuk dalam pikiranku. Dia kembali mendekatiku dan, “Pasti kamu cemburu,” katanya dengan senyum menggodaku. Senyum ini yang sering membuatku kalah saat ngembek dengannya. Aku hanya diam saja menanggapi ucapannya.
“Aku cemburu pada semua yang menyentuhmu, itukan yang ingin kamu katakan?” tanyanya lagi-lagi dengan senyum. Kali ini aku mengangguk. Aku menyerah dalam pelukannya untuk entah yang keberapa kalinya.

Aku cemburu sayang,
pada udara yang kau hirup
pada guling yang selalu kau peluk dalam malam-malammu
pada selimut yang menghangatkan tubuhmu
pada baju yang melekat di badanmu
aku cemburu pada apapun itu
aku cemburu..

23.august.2010
realisasi khayalanku.

  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. kamu kreatif, kenapa gak kamu monetisekan ajah blog kamu?

    BalasHapus
  2. hehehe gimana caranya awang?? aku nggak tahu

    BalasHapus