Dedicated For My Lovely Mom

By Erny Kurniawati - 12.18.00

Tulisanku kali ini memang berbeda dari biasanya. Bukan Fiksi berupa Prosa ataupun Puisi. Tapi tulisan ini sedikit banyak mengisahkan tentang kekagumanku kepada seorang wanita yang sangatlah berarti dalam hidupku. Ibuku, let’s check my story ;)
Wanita Perkasa
Rasanya tak berlebihan aku menyebut ibuku demikian. Sebab wanita seperti ibu ini seribu banding satu di dunia. Bagaimana tidak? Ibuku mampu bekerja delapan belas jam perhari. Dan tak pernah kenal lelah. Setelah bercerai dari ayah dua tahun silam ibu hidup bersamaku dan adik. Meski sekarang ini ada sosok ayah tiri, namun bagiku dia hanya figuran dalam hidupku. Ibu tetap lebih perkasa darinya. Ibuku hanya seorang pedagang makanan. Ada Soto, Bakso, Kupat Tahu, Rames, Es Buah dan banyak lainnya. Warungnya pun tak besar. Bukan Restoran apalagi Café. Tapi sekalipun aku tak malu. Sebab keringatnyalah yang menghidupiku selama ini. Sebab Do’anyalah satu persatu cita-citaku mulai terwujud. Ibu memang istimewa. Bekerja menjadi penjual makanan tanpa pembantu sungguh melelahkan. Namun api semangat yang berkobar dalam jiwanya mampu melenyapkan rasa lelah yang mendera. Ibu seorang wanita mandiri. Tak sekalipun bergantung pada laki-laki. Beliau selalu berpesan padaku “Jadilah wanita yang mandiri, tak bergantung pada lelaki. Tapi ingat bukan berarti kamu tak butuh dia. Jadilah wanita yang cerdas,” pesan yang terdengar sangat klise tapi penuh makna.
Aku punya banyak mimpi untuk ibu. Membahagiakannya adalah tujuan ibuku. Suatu hari nanti, entah kapan aku ingin ibu merasa beruntung seperti aku merasa beruntung memiliki ibu. Wanita perkasa yang selalu berdiri tegak sekalipun beban hidup berada dipundaknya. Jika aku dewasa kelak, aku ingin menjadi wanita yang tak kalah perkasa dengannya. Sebab wanita bukan makhluk yang lemah, tapi wanita makhluk yang kuat dan hebat.


lovely room 050311

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar