CINA

Selamat sore menjelang magrib. Ini akhir Januari tanggal 29 tepatnya. Mungkin bulan-bulan ini dan berikutnya blogku akan lebih berisi sepu...

Selamat sore menjelang magrib. Ini akhir Januari tanggal 29 tepatnya. Mungkin bulan-bulan ini dan berikutnya blogku akan lebih berisi seputar galau akademik yang khas banget buat pelajar tingkat akhir begini. Kali ini soal beasiswa ke Cina yang ditawarin guru tempo hari. Aku tak pernah melirik Cina untuk kujadikan tempat menempuh S1-ku nanti, tapi kemarin saat guruku memberi tawaran ini entah mengapa aku jadi tertarik. Syarat lebih lanjutnya terang saja aku belum tahu karena kemarin emang belum ngobrol banyak dengan si guru. Yang jelas tuh aku dituntut harus bisa berbahasa mandarin walaupun utamanya bahasa inggris. Bukan hal yang mudah mengingat tiga tahun di SMA dan mengenyam pelajaran bahasa Jepang aku belum juga mampu menguasainya. Paling pol jga nulis hiragana sepuluh huruf hafal udah hebat. Soal kosakata tak usah ditanya, hanya yang familiar an umuuuuuuum banget yang bisa terekam di otakku dengan baik, terus kalau begini bagaimana aku bisa bahasa Mandarin yang katanya lebih sulit? But bukan erny kalau nyerah. Aku yain dengan tekat semua akan l\mudah. Yang jadi masalah disini adalah soal restu dari mom. Mom nampaknya kurang setuju jika aku harus ke luar negeri untuk S1. Kata mom aku nggak kuat musim dingin disana. Hmm.. aku sempat mikir alasan mom ini lucu. Sama-sama belum pernah ke Cina kok udah tahu aku nggak kuat? But aku tahu mom bilang demikian karena mom terlalu sayang dan khawatir dengan putri satu-satunya ini. Oh ya yang selanjutnya mom bilang kalau mau beasiswa dan kalau udah rejeki nggak perlu ke luar ngeri. Susah jga buat jelasin ke mom, maksudku pengen ke Cina bukan semata-mata beasiswa, tapi lebih dari itu. Ini adalah kesempatan yang aku yakin langka. Why not? Mengapa aku tak mencobanya saja. Toh dalam tes nanti aku juga belum lulus. Tapi yang terjadi, belum juga tes ibu udah memperlhatkan ketidak restu-annya. Hmmm...... kata orang-orang terdekatku (bukan mom) blang dengan wajah sumringa "INI KESEMPATAN EMAS ER," but what should i do? Yeahh meskipun aku tergiur buat kuliah di luar tapi tetep yang utama aku daftar UGM dulu, do'a ketrima disana, nggak kalah bagus kuyakin apalagi mom malah sangat mendukung aku kuliah di UGM. Semoga Alloh ngasih yang terbaik buat masa depanku. Everything, aku akan coba untuk selalu mensyukurinya meskiput *amitamit* nggak sesuai dengan yang aku harapka. Karena aku percaya, APA YANG BAIK MENURUTKU BELUM TENTU BAIK BUAT ALLOH, DIA LEBIH TAHU DARI AKU

You Might Also Like

0 komentar

Flickr Images