Sharing: Serba-Serbi Soal Gaya Hidup

Pertama-tama posting kali ini terinspirasi dari tulisan di blognya Momzhak beberapa hari yang lalu. Meskipun tidak membahas secara rinci ...

Pertama-tama posting kali ini terinspirasi dari tulisan di blognya Momzhak beberapa hari yang lalu. Meskipun tidak membahas secara rinci soal gaya hidup pada tulisan tersebut, tetapi Momzhak menyinggungnya sedikit dan berhasil membangkitkan ide tulisan di otak saya.

source

Gaya hidup sehat saya rasa bisa disebut sebagai kunci utama untuk menjaga kesehatan kita, baik secara lahir dan batin. Maksudnya adalah dengan gaya hidup sehat, badan kita sehat, kulit kita cantik, dan pikiran kita pun akan lebih positif. Namun sayangnya banyak di antara kita tidak benar-benar menyadari kebutuhan akan hidup sehat dan tanpa sadar terjerumus ke dalam gaya hidup yang awut-awutan. Padahal kita semua tahu bahwa gaya hidup awut-awutan itulah yang membuat diri kita lebih rentan terhadap penyakit, depresi, dan juga stres.

Untuk memulai gaya hidup sehat menurut saya pribadi susah-susah gampang. Susahnya karena kita harus membiasakan hal-hal yang sebelumnya tidak biasa kita lakukan. Gampangnya karena banyak cara memulai gaya hidup sehat yang sebenarnya menyenangkan. Kita bisa memulai gaya hidup sehat dengan cara bangun pagi, sarapan dengan makanan bergizi dan porsi yang sesuai dengan kebutuhan kita, perbanyak makan sayur dan buah, perbanyak minum air putih, tidak begadan, dan juga rutin berolahraga. Tampak klise sekali, tetapi hal itu memang terbukti membuat kita jadi lebih baik dari segi kesehatan dan juga prikologis.

Mungkin karena tampak klise, maka banyak di antara kita menyepelekannya. Padahal kalau kita menjalankan beberapa dari poin gaya hidup sehat, kerasa banget efeknya di tubuh kita. Saya pribadi termasuk orang yang sensitif dengan gaya hidup. Tubuh saya selalu memberikan sinyal peringatan jika saya sudah terlalu banyak begadang, terlalu stress, kurang minum air putih, dan kurang makan sayur atau buah. Saya sering merasakan badan saya tiba-tiba jadi mudah lemas, mudah ngantuk, nggak semangat, dan efek instan yang saya rasakan kalau kurang sayur, buah, atau air putih adalah badan kurang bugar ditambah timbulnya sariawan dan sembelit. 

Pada level yang lebih parah, seringkali gara-gara gaya hidup yang salah kita jadi mudah sakit bahkan seperti kasus Mita Diran beberapa waktu lalu, dia sampai collapse dan meninggal dunia. Dari kisah tersebut dan berdasarkan berbagai artikel, saya pun sampai pada kesimpulan bahwa hanya diri kitalah yang benar-benar bisa menjaga tubuh dan pikiran kita tetap sehat. Tidak begadang setiap hari, menurut saya bisa menjadi terobosan yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup kita. Sebagian mahasiswa seperti saya, begadang bukan lagi hal yang aneh. Mahasiswa sering begadang dengan alasan tugas dan lain sebagainya. Berdasarkan pengalaman saya, biasanya saya begadang karena dikejar deadline, dan deadline ngejar karena saya nya yang angot-angotan ngerjain tugas jauh-jauh hari. Jadi sebenarnya kita bisa hidup sehat, asal kitanya rajin dan benar-benar menjaga pola makan serta istirahat.

Lalu bagaimana dengan mereka yang menjalankan diet?
Jujur saja, saya kurang setuju jika dietnya seperti OCD, atau diet asal sampai nggak mengonsumsi karbohidrat tanpa anjuran dari ahli gizi atau dokter. Alasan saya sederhana, karena tidak semua dari kita tahu betul tentang kesehatan jadi jangan asal percaya dengan rumor yang beredar. Namun itu semua hanya berdasarkan kacamata saya sebagai orang yang tidak begitu paham soal medis.

Kalau bagi saya pribadi, diet itu boleh-boleh saja asal kita memang sudah dapat anjuran yang valid apa saja yang tidak boleh dikonsumsi, dll dari ahlinya. Misalnya mau diet tanpa konsultasi dokter atau ahli kesehatan ya mending kita tetap makan tiga kali sehari hanya menunya saja yang sebisa mungkin rendah kolestrol dan tidak berlebihan porsinya. Selain itu makan buah atau infused water. Jadi diet nggak harus ekstrim seperti nggak makan 18jam, padahal kegiatan kita sangat butuh tenaga. Akan tetapi semua itu kembali ke pribadi masing-masing.

Sehat itu berawal dari diri kita sendiri. Itulah yang menjadi kesimpulan saya. Hanya diri kita yang sebenarnya tahu limit tubuh kita hanya saja kita sering mengabaikannya hingga akhirnya jatuh sakit dan baru menyesal. So, ayo mulai menerapkan gaya hidup sehat agar hidup lebih bugar dan bersemangat.

You Might Also Like

4 komentar

  1. Hai...salam kenal ^^
    Setuju sama pendapat kamu. Tp yg namanya mau biasain hidup sehat itu gampang2 susah. Teorinya gampang tp ngelakuinnya untuk telaten itu susah hehehehe...
    Klo berkenan silahkan mampir jg ke blog sy www.naturalhut.net

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai juga, salam kenal balik
      Seneng banget sudah berkenan membaca artikelku. Iya emang poin paling susah itu telatennya hehe.
      Segera mampir :))

      Hapus
  2. teman2 aku yg anak ahli gizi pada nggak setuju jg dengan diet OCD, kalau memang pengen diet kyknya harus cari info sebanyak2nya dulu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Lucia Berta, Thanks for reading
      aku pun nggak setuju dengan OCD karena berdasarkan pemahaman awamku kebutuhan energi tiap orang juga beda-beda. aku pernah nyobain dan nggak ngefek malah aku sakit hihihi. Salam kenal :)

      Hapus

Flickr Images