Sharing: Jawaban Pertanyaan Seputar Pengalamanku dengan Naava Green

Tulisan kali ini saya buat untuk menjawab banyak pertanyaan di kolom komentar Ceritaku Seputar Naava Green . Banyak yang bertanya kepada s...

Tulisan kali ini saya buat untuk menjawab banyak pertanyaan di kolom komentar Ceritaku Seputar Naava Green. Banyak yang bertanya kepada saya tentang bagaimana kulit saya saat memakai produk Naava Green. Jawaban saya, kulit saya normal. Tidak berjerawat, tidak berminyak berlebihan, hanya saya merasa tumbuh bulu halus di bagian pipi tulang rahang. Lalu apa perawatan yang saya pakai? Saya hanya menggunakan perawatan wajah krim pagi dan malam, toner, dan facial wash. Saya tidak pernah facial dan peeling.

Kemudian sejak beberapa bulan yang lalu saya berhenti perawatan dengan Naava Green. Alasannya bukan karena kulit saya jadi jerawatan atau jadi tipis. Saya hanya merasa tumbuh bulu-bulu halus di bagian tulang rahang. Namun, saya juga tidak tahu apakah tumbuhnya bulu-bulu halus tersebut disebabkan oleh pemakaian produknya atau tidak. Yang jelas saya hanya ingin berhenti. 

Setelah saya berhenti, saya tidak mengalami masalah apapun. Saya cukup salut dengan produk Naava karena tidak menimbulkan ketergantungan di kulit saya. Kulit saya tidak mengusam ataupun tumbuh jerawat. Semua tetap baik-baik saja seperti semula meski saya tidak lagi menggunakan produknya.

Lalu setelah saya berhenti menggunakan produk krim pagi dan malam dari Naava, saya sempat tidak memakai pelembab apapun. Saya hanya memakai sunscreen Wardah sebagai pelindung kulit dari sinar matahari sekaligus sebagai pelembab. Sekitar tiga bulan saya tanpa pelembab, kulit saya tetap baik-baik saja. Saya merasa kalau sunscreen itu bisa berfungsi sebagai pelembab juga di kulit saya. Namun sejak dua mingguan yang lalu saya menggunakan pelembab dari Olay. Saya baru beli yang kemasan sample karena saya ingin melihat efeknya ke kulit saya. Setelah dua minggu pemakaian saya tidak mengalami masalah. 

Kalau ada yang merasa kulit wajah bermasalah setelah menggunakan produk tertentu yang sudah  bersertifikasi dari BPOM, menurut saya itu bukan soal aman atau nggaknya. Akan tetapi itu kembali kepada jenis kulit kita. Bisa jadi kulit saya memang cocok pakai Naava Green, namun kulit si A justru jadi bermasalah. Atau bisa saja saya cocok menggunakan pelembab olay, tetapi si C jadi jerawatan.

Benar bila ada yang bilang jangan menjelekan produknya karena mungkin kulit kita yang memang tidak cocok dengan produk itu. Jadi, setiap produk perawatan kulit menurut saya bisa memberikan hasil yang berbeda-beda kepada setiap orang.


You Might Also Like

7 komentar

  1. Oh gitu ya, pantesan kadang suka gak cocok sama pembersih wajah tertentu. huehue...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tiap kulit orang reaksinya beda-beda

      Hapus
  2. Siph deh ada klarifikasinya dri Mba..
    trimakasih sharingnya yah..
    buat yg pada kepo masalah skincare dan reviewnya bisa di kasih rekomend link ke forum femaledaily.com aja mba..
    di sana banyak sharing tentang berbagai merk skincare maupun beauty clinic..
    t.i.a... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo mbak, iya beberapa yg tanya via email udah saya arahin ke femaledaily hehe. makasih udah mampir :)

      Hapus
  3. Hai ka Erny ^^
    Aku Rima dari Sociolla Bloggers, folback ya ka ;)

    Naava Green ini bisa disebut adiknya Natasha Skincare. Aku juga pake Natasha berhenti ga ada reaksi aneh2 seh, aman2 aja. #Curhat


    rima-angel.blogspot.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Rima, thanks for coming ya! :D Segera ada kunjungan balik :D

      Hapus
    2. Ditunggu kunjungan nya ya ;) thank ya ya Erni. ^^

      Hapus

Flickr Images