Menjalani Peran Ganda

Sebulan ini peran saya resmi bertambah. Sebagai mahasiswa dan juga pekerja. Awalnya, saya galau setengah mati untuk memutuskan menjalani...

Sebulan ini peran saya resmi bertambah. Sebagai mahasiswa dan juga pekerja. Awalnya, saya galau setengah mati untuk memutuskan menjalani kedua peran tersebut bersamaan. Alasannya sederhana, kuliah semester 5 lumayan padat. Apalagi semester 6 yang banyak praktek gitu. Belum ngejalanin aja saya sudah geleng-geleng bingung mengatur waktu. 

Apalah daya, saya butuh penghasilan tambahan. Makanya, saya pun memutuskan dengan mantab untuk kuliah sambil kerja. Lalu apa saja yang saya peroleh selama ini? Tentu saja banyak. Bukan sekedar nominal di rekening tabungan yang selalu bertambah saat tanggal 1 tiba, tetapi pengalaman yang menurut saya nilainya lebih dari nominal gaji saya bisa saya dapatkan di sini. 

Saya bekerja di salah satu perusahaan advertising dan menjabat sebagai content writer. Bekerja di bidang periklanan sebenarnya adalah hal yang sama sekali nggak pernah saya pikirkan. Bahkan saya memilih konsentrasi media dan jurnalisme di kampus karena nggak tertarik dengan dunia iklan. But everything has change.

Sebulan ngantor membuat pikiran saya semakin terbuka. Saya yang tadinya takut nggak bisa membagi waktu, kini perlahan sudah bisa hingga tugas kantor dan kampus nggak keteteran. Saya malah menikmati kedua peran tersebut. Apalagi pekerjaan saya menuntut untuk lebih kreatif dan ini berdampak pada aktivitas kuliah saya. Konsentrasi yang saya ambil di jurusan cukup lempeng. Butuh mikir dan minim kreativitas di dalamnya. Sedangkan di sini, saya belajar banyak untuk melatih diri berpikir kreatif seperti rekan-rekan kerja. Saya jadi merasa seimbang.
Meski begitu, kadang saya juga merasa kelelahan luar biasa. Ya lahir, ya batin. Kalau lelah lahir sih bakalan sembuh tiap weekend dan tanggal 1 tiba. Tapi kalau lelah batin itu butuh usaha lebih untuk mengatasinya. Nah, lelah batin ini bukan karena dimarahin klien atau atasan lho. Lelah itu biasanya datang ketika nggak bisa kumpul bareng temen. Beberapa minggu ini saya ngerasain hal itu. Ada orang-orang di lingkungan saya mulai berubah. Kadang itu bikin jleb dan hal itu kerasa banget sejak kuliah sambil kerja.Yah, mau bagaimana lagi? Saya punya kegiatan yang menurut saya lebih berguna plus saya harus disiplin ngebagi waktu untuk kerjaan dan kuliah. Namun, saya cukup bersyukur karena beberapa teman dekat tetap ada bersamaku. Yah, mungkin tanpa mereka menghadapi lingkungan yang mulai berubah akan terasa berat.

Terlepas dari semua itu, saya menikmati peran ganda ini. Ini benar-benar kesempatan yang sangat berharga bagi saya. Saya bisa belajar sambil kerja. Saya belajar membagi waktu. Dan tentu saja saya merasa "FULL". Walaupun ada beberapa orang yang melihat cara saya menjalani hidup sudah capek dengan sendirinya.



You Might Also Like

0 komentar

Flickr Images