OOTD: When Monochrome Meet Stabillo

Punya bentuk tubuh petite dengan ukuran sedikit besar seperti saya membutuhkan trik khusus saat memilih pakaian. Soalnya, kalau salah bi...

Punya bentuk tubuh petite dengan ukuran sedikit besar seperti saya membutuhkan trik khusus saat memilih pakaian. Soalnya, kalau salah bisa fatal. Bisa-bisa saya tampak lebih pendek dan bantet atau tampak lebih lebar badannya. Untuk menyiasatinya, saya suka sekali mengenakan pakaian dengan warna monochrome. Bagi saya, warna-warna monochrome cukup aman karena biasanya tidak memberi efek tampilan lebih lebar. 

 
Warna-warna monochrome seperti hitam, abu-abu, dan putih adalah favorit saya. Terutama warna hitam dan abu-abu. Tapi, memakai pakaian dengan warna monochrome kadang membuat penampilan kita terkesan flat. Nah, biar nggak flat, beberapa hari yang lalu saya mencoba memadukan loose t-shirt dan celana warna monochrome dengan warna hijau (atau kuning) stabillo. 

Memadukan warna monochrome dengan warna stabillo bisa membuat penampilan kita tampak lebih pop. Selain memadukannya dengan warna stabillo, warna monochrome juga cocok dipadukan dengan warna apapun, terutama warna bold seperti merah, biru elektrik, dan warna-warna bold lainnya. 


You Might Also Like

4 komentar

  1. Cakeeeep, Erny!!! Suka deh kaos garis2nya :D

    BalasHapus
  2. Aku jugak sukak tuh sama kaosnya.. Tapi karena aku gembul, garis-garisnya milih yang vertikal :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beby, aku pun gendats tapi ini dipede-pedein demi demi deh ngikutin tren kaos garis gawl haha. enggak dink

      Hapus

Flickr Images