Menjadi Volunteer

By Erny Kurniawati - 17.06.00

Dari sekian banyak hal yang membuat saya senang dan merasa lebih hidup adalah saat bergabung jadi relawan. Bukan relawan saat ada bencana tertentu ya (iya, saya mudah panik jadi kalau jadi relawan bencana justru bikin ribet), tapi jadi relawan untuk kepentingan sosial. Misalnya, gabung di LSM untuk membantu penelitian atau gabung di organisasi yang memang tujuannya untuk sosial. Alasannya simple, karena saya jadi ngerasa berguna. Ngerasa nggak hanya mementingkan diri sendiri, tapi juga berbagi dengan masyarakat walau hanya melalui pemikiran-pemikiran yang nggak seberapa. 
 
Misalnya, saat bantuin tim LSM dari Masyarakat Peduli Media (MPM) di Jogja yang fokus pada program literasi media. Walaupun membantu penelitian itu nggak mudah dan harus sering ikutan rapat, tapi saya enjoy aja melakukannya. Padahal unsur uang nyaris nggak ada lho dalam program-program seperti ini. Ada sih, tapi palingan cukup untuk bensin dan pulsa. Tapi, memang bukan uang sih tujuan bergabung dalam LSM gini. Lebih ke tujuan untuk belajar. Belajar berbagi dengan masyarakat melalui ilmu yang diperoleh selama ini, belajar untuk memahami bagaimana realita berbeda dengan teori yang dipelajari di kelas, hingga belajar untuk peka, dan berdiskusi dengan beragam orang dari bermacam-macam latar belakang.
 
 
Pun saat saya bergabung dalam Duta Damai Dunia Maya yang digagas oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Acara yang saya ikuti pertengahan Juli lalu membuat saya merasa menemukan jalan untuk melakukan aksi nyata kepada masyarakat. Selama ini, saya sering pusing melihat banyak teman saya di FB berbagi berita seputar terorisme atau paham radikal yang dianggap sebuah kebenaran. Banyak di antara mereka yang membagikan berita dari portal tidak terpercaya yang memicu kebencian antarumat. Makanya, begitu tahu tujuan Duta Damai Dunia Maya adalah untuk bersama-sama BNPT bikin aksi nyata mengcounter berita sesat dengan berita yang faktual saya senang seperti menemukan jalan pulang setelah tersesat. Bagi yang belum tahu apa itu Duta Damai Dunia Maya, duta yang satu ini berbeda jauh dari duta-duta pada umumnya. Nggak perlu wajah atau body cakep dan nggak perlu menghina dulu untuk jadi duta di sini.

Intinya, saya hanya dituntut untuk belajar lebih dalam tentang apa itu paham radikalisme dan terorisme. Lalu, melalui media sosial dan website saya berbagi dengan masyarakat untuk meluruskan bagaimana bahayanya radikalisme dan terorisme. Walaupun tampak sederhana, tapi hal ini nggak lebih mudah dari riset lho. Soalnya harus konsisten membuat konten yang kebenarannya shahih yang otomatis harus banyak riset juga kan dari beragam sumber bacaan. But again, walau tanpa uang saya enjoy karena saya merasa berguna dan belajar tiada henti setiap harinya. 

Jadi, kalau ditanya apa hal yang membuat saya merasa begitu semangat dan penuh pikiran positif, maka jawabannya adalah berbagi dengan sesama. Misalnya dengan jadi relawan untuk kepentingan sosial seperti ini. 

O iya, tulisan ini saya buat bukan untuk sombong atau pamer. Tapi untuk berbagi kalau banyak hal dalam hidup yang tampak sepele, namun berarti lebih besar bagi diri kita. So, kalau kamu apa sih yang membuatmu merasa lebih hidup dan penuh energi positif?


  • Share:

You Might Also Like

0 komentar