Wisata Budaya Solo dan Kenyamanan Menginap di Hotel Mewah on Budget

By Erny Kurniawati - 22.11.00

Untuk pekerja 8-5 seperti saya, weekend adalah momen paling pas untuk melepas penat. Nggak perlu jauh-jauh sih, yang penting ada suasana berbeda dan murah meriah akan semakin bagus.

Berbicara tentang liburan murah meriah, selain di Jogja, saya juga suka ke Solo. Soalnya, kota yang berjarak tempuh 2 hingga 3 jam dari Jogja ini juga punya banyak tempat wisata yang recommended. Baru-baru ini, saya tertarik ke Solo untuk mengunjungi beberapa candinya. Iya,  ternyata Solo pun memiliki candi lho. Candi ini tepatnya berada di Karanganyar – Solo dan lebih menariknya lagi, setidaknya terdapat 3 candi yang berada di daerah ini. Mau tau apa aja candi yang ada di daerah ini?

Pic. citytourindonesia.com
Yang pertama adalah Candi Sukuh, candi ini terletak di lereng kaki gunung Lawu dan tepat berada di tengah perkampungan. So, jangan heran kalau suasana disini memang ramai pengunjung. Candi ini merupakan sebuah kompleks candi agama Hindu, dimana kita bisa menemukan banyak objek – objek yang dijadikan berhala yaitu objek pujaan lingga dan yoni. Obyek-obyek di candi ini mengingatkan saya pada pelajaran sejarah saat sekolah dulu.

Saat melihat candi ini, pasti yang pertama terlintas di ingatan kita adalah piramida peninggalan budaya Maya di Meksiko dan piramida peninggalan suku Inca di Peru. Di candi ini juga terdapat relief – relief erotis, selain itu terdapat pula relief yang menggambarkan kehidupan Sadewa (bungsu dari pandawa bersaudara), juga terdapat patung garuda dan kura-kura dari cerita tirta amerta.

Kemudian yang kedua adalah Candi Cetho, candi ini terletak tidak jauh dari candi Sukuh. Usianya pun di perkirakan tidak jauh berbeda dengan candi sukuh., yakni didirikan pada abad ke -15 pada akhir kerajaan Majapahit. Candi ini digunakan sebagai tempat peribadatan umat Hindu hingga saat ini. Dan candi ini pun sering di kunjungi para peziarah yang umumnya berasal dari Bali.
pic. klxadventure.com
Pada awalnya candi ini memiliki 14 teras bertingkat, namun sekarang hanya terdapat 9 teras bertingkat. Sebelum memasuki gapura besar, kamu dapat melihat sepasang arca penjaga dan di dinding kanan gapura tersebut terdapat enskripsi dengan aksara jawa kuno. Di teras ke – 3 candi ini terdapat petilasan Ki Ageng Krincingwesi, yang merupakan leluhur masyarakat Desa Cetho.

Kemudian di  teras – teras lainnya terdapat berbagai arca, dan teras ke – 9 yang merupakan aras paling tinggi sebagai temapat pemanjatan doa.

Dan yang ketiga adalah Candi Kethek, tidak banyak yang mengetahui keberadaan candi ini. Popularitas candi ini seakan tenggelam bila dibandingkan dengan Candi Cetho. Mungkin karena akses jalan menuju tempat ini yang cukup sulit, membuat Candi Kethek tidak terlalu banyak dikunjungi. Bangunan candi ini terdiri dari 7 teras berundak, dimana seharusnya disini terdapat arca – arca, namun sayangnya arca-arca tersebut hilang tanpa ada yang mengetahui. Tidak hanya arca, bahkan atap candi ini pun juga hilang. Hal ini juga diperparah dengan kondisi relief yang sudah tidak beraturan.

pic. cryptoanthropologist
Walaupun kondisi candi sudah seperti itu, tapi kita tetap ada yang menarik dengan candi ini. Salah satunya adalah ketenangan dan keasriannya. Lumayan lah saat penat liburan ke sini. Pasti stres bakalan berkurang. Apalagi untuk orang-orang seperti saya, yang lebih suka liburan di dataran tinggi ketimbang di pantai. Hehe.  

Tapi saran saya jika temen-temen ingin ke candi ini akan lebih nyaman jika menggunakan mobil pribadi atau mobil sewaan yang supirnya telah berpengalaman. Karena tanjakan menuju candi ini lumayan banget, tapi kalau kamu mau naik motor pun gak papa sih cuma tetap berhati – hati. Nah, untuk orang luar kota seperti saya, nggak perlu khawatir soal penginapakan kalau liburan ke daerah Solo.

Di Solo mungkin terdapat beberapa tempat yang bisa kamu jadikan tempat peristirahatan, seperti homestay, villa ataupun hotel. Tapi ada salah satu hotel dengan kelas bintang 5 yang bisa menjadi pilihan kamu. Hotel ini berada di Jalan Slamet Riyadi No 562, Solo. Hotel ini pun letaknya cukup strategis karena hanya berjarak 6 kilometer dari Bandara Adi Soemarmo.

pic. alilahotels.com
Hotel ini memang nyaman banget untuk beristirahat dan melepas penat. Hotel yang dibangun dengan arsitektur mewah dan moderen ini, tetap tidak melupakan ke-Indoneisa-an nya lho! Poin plusnya lagi, pelayanan di hotel ini pun ramah dan baik banget. Gak nyesel deh nginep disini! Oh iya, kamu juga bisa cek informasi lebih lanjut untuk harga promo Hotel Alila Solo.

pic. alilahotels.com

Hotel ini memiliki 225 kamar yang menggabungkan gaya kontemperer dengan jawa halus. Kamu bisa memilih kamar sesuai dengan keinginan dan kebutuhanmu, beberapa tipe kamar yang ada di hotel ini adalah Deluxe Room, Executive Room, Executive Suite, Alila Suite dan Presidential Suite. Kamar – kamar ini pun sudah di lengkapi dengan berbagai fasilitas mewah yang akan mendukung kenyamanan kamu selama menginap.

 
Alila Suite//pic. alilahotels.com

Alila Suite Living Room // pic. alilahotels.com


Adapun fasilitas lain yang disediakan hotel ini adalah fasilitas rapat dan bisnis, layanan bisnis, ballroom, restoran, bar, bar di kolam renang, kursi berjemur di tepi kolam, kolam renang indoor, kolam renang outdoor, kolam renang anak, klub anak, penitipan anak, acara hiburan anak, sauna, spa, layanan pijat, salon kecantikan, dan fasilitas lainnya yang lengkaaappp banget! Pas nulis ini, saya jadi kebayang untuk nginep di sana deh. 

Ballroom//pic. alilahotels.com

Kolam Renang // pic. traveloka.com
 Udah lihat beberapa tempat wisata recommended dan fasilitas Hotel Alila Solo yang mewah kan? Duh, saya jadi ngebet liburan nih, seenggaknya staycation lah ya. So, tunggu apalagi, buruan ke Solo untuk nikmati wisata dan kenyamanan hotel bintang limanya yang tetep on budget ya! Kalau kamu punya cerita liburan ke Solo yang asyik, share dong di kolom komentar. :)

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar