Following The Trend, Printed Scarf

By Erny Kurniawati - 10.30.00

Printed scarf, premium printed scarf

Printed scarf emang lagi ngetren belakangan ini dan jujur kali ini saya jatuh cinta jadi pengen ngikutin trennya. Sayangnya, printed scarf ini biasanya dijual dengan harga yang lumayan fatastis. Terutama bagi saya yang lagi belajar untuk hidup hemat.

Biasanya, printed scarf yang saya temui di butik muslim atau di Instagram berkisar di atas 100 ribuan. Kebanyakan sih harganya mulai dari 200 ribuan. Dengan rentang harga yang lumayan mahal bagi saya, printed scarf yang saya temui itu juga punya bahan bermacam-macam. Ada yang berbahan satin silk dengan kesan mewah karena glossy hingga printed scarf dengan bahan voal yang sejauh pengamatan saya dipopulerkan oleh brand Ria Miranda. 

Ngomongin tentang tren printed scarf, tren ini sepertinya booming sekitar setahun terakhir. Berawal dengan tren jilbab ala Turki dan diperkuat dengan beberapa desainer muslim lokal yang juga memproduksi printed scarf. Boomingnya printed scarf yang dikeluarkan oleh brand fashion lokal itu juga memicu desainer-desainer atau produsen jilbab lainnya ikutan membuat printed scarf dengan style mereka. Karena nggak didominasi oleh satu produk saja, jadinya kita punya pilihan untuk memilih printed scarf mana yang paling pas dari segi desain, bahan, dan juga harga.


Seperti printed scarf punya saya ini. Printed scarf ini saya dapetin dari brand lokal Gotosovie. Basically, Gotosovie merupakan brand tas asal Jogja yang tidak hanya memproduksi tas, tetapi kerap berinovasi dengan menghadirkan produk-produk pendukung dalam hal fashion lainnya. Dan salah satu produk yang baru saja dirilis tersebut adalah printed scarf dengan corak simple yang cocok dijadikan jilbab ataupun aksesoris lain buat temen-temen yang nggak berjilbab. 

Motif printed scarf perdana dari Gotosovie ini simple banget dengan bentuk segita warna-warni. Yang mana motif minimalis seperti ini bisa dibilang motif timeless ala saya. Untuk koleksi perdana ini, Gotosovie merilis tiga warna yaitu light grey, cream, & soft pink. Saya punya yang warna light grey karena kebetulan memang suka dengan nuansa warna monochrome. Warna light grey-nya ini cantik banget dan cocok untuk casual atau pun acara formal. Bahannya kalau nggak salah satin silk, glossy dengan tampilan doff, nggak terlalu kaku, nggak terlalu lemes, pokoknya pas aja. Meski begitu, saat memakai printed scarf ini sebagai jilbab sebaiknya tetep perlu memakai inner karena sebagus apapun bahan satin biasanya tetap sedikit licin.


Setelah punya printed scarf yang diberi langsung oleh owner Gotosovie ini, saya jadi mikir kalau wajar printed scarf dijual dengan harga lebih mahal ketimbang scarf umum di pasaran. Nggak lain yang membuat printed scarf punya nilai lebih adalah corak atau motifnya yang eksklusif dan bahannya yang bagus. Biasanya semakin mahal semakin bagus juga kualitasnya. Saya membandingkan dengan scarf satin bermotif yang saya beli dengan harga di bawah 100 ribu, kualitasnya memang jauh dibandingkan printed scarf dari Gotosovie ini.  


Kesimpulannya, printed scarf yang bagi saya terkesan mahal dan dibuat secara premium itu memang worth to buy. Kalau teman-teman sedang dalam tahap mengirit pengeluaran seperti saya, ada baiknya pilih printed scarf dengan warna netral dan motif yang kamu banget. Atau pilih printed scarf dengan motif timeless seperti yang diproduksi oleh Gotosovie ini. Dengan begitu, temen-temen nggak perlu punya banyak warna tapi bisa dipadupadankan dengan koleksi baju-baju favoritmu. Supaya lebih awet juga, perhatikan betul cara mencucinya. Selama ini saya mencuci dengan cara direndam dan kucek pakai tangan. Nggak pakai mesin cuci dan pengering. Kalau mau lebih awet lagi, ganti jarum pentul dengan peniti magnet yang nggak merusak serat kain. 

So, following the trend nggak berarti tiap minggu beli printed scarf baru kan? Cukup beli yang warnanya netral, motif timeless, dan rawat dengan sepenuh hati! Ada yang sedanng berencana beli printed scarf?


  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. Lho Gotosovie ngeluarin printed scarf? Selama ini cuma tau tas, pouch, sama dompet gitu-gitu hehe. Lucu banget itu btw :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi mbak, Iyah nih baru ngeluarin beberapa minggu yg lalu hehe. Emang, aku pun suka pengen kalaaaap

      Hapus