Just Face My Life!

Nggak ada perjalanan hidup yang tidak mengandung hikmah. Kurang lebih itulah prinsip yang saya pegang selama ini. Setiap ada cobaan yang...

Nggak ada perjalanan hidup yang tidak mengandung hikmah. Kurang lebih itulah prinsip yang saya pegang selama ini. Setiap ada cobaan yang menempatkan saya pada titik terendah, saya masih bisa tersenyum sambil mengucap kalimat itu berulang kali. Tentu saja tujuannya untuk menguatkan diri sendiri. Siapa lagi yang menguatkan kita kalau bukan diri kita sendiri. Setuju kan? 

And I have tried to do that. Beberapa bulan terakhir merupakan bulan-bulan terberat tapi juga mengagumkan bagi saya. Nggak percaya begitu banyak cobaan datang, tapi saya masih bisa tersenyum dan menghadapinya seolah nggak ada apa-apa. Hingga hari ini, kalau misal saya menganggap setiap cobaan itu sebagai sesuatu yang berat, sudah pasti saya bakalan tantrum karena stres setiap hari. Tapi kan kendali untuk stres atau tidak itu ada di tangan kita. Jadi, mau stres atau nggak itu keputusan kita. Dan saya memutuskan untuk nggak. Gimana caranya? Just face my life! 

Saya berusaha berdamai dengan keadaan. Berusaha menerima jalan hidup yang ada. Berusaha untuk terus berpikir positif dan fokus pada hal-hal positif. Sesederhana (tapi sumpah ini sulit banget prakteknya) kalau kehabisan uang ya jangan stres, tapi putar otak caranya dapet uang halal dan cepat gimana. Beasiswa sudah habis karena sekarang saya memasuki semester ke-9 (sementara beasiswa saya cuma sampai semester 8), yaudah hadapi dengan giat kerja, menabung, dan lebih pinter lagi mengatur skala prioritas dalam hal finansial. Just face and to the best

Menghadapi setiap ujian dengan legowo membuat pikiran saya jadi jernih dan yang terpenting nggak menyalahkan Tuhan karena keadaan yang nggak saya inginkan.  Bisa berpikir jernih ini ngasih hikmah yang banyak untuk saya pribadi karena saya jadi bisa belajar tetap bersyukur dalam kesulitan, belajar mengambil value dari cobaan hidup yang terjadi plus memberiku  kesempatan untuk belajar lebih bijaksana serta dewasa. 


Karena cobaan-cobaan itu juga saya jadi bisa menghargai hidup lebih baik dari sebelumnya. Terus karena usaha "just face my life" saya senang bisa menahan diri untuk mengeluh. Rasanya, saya juga udah nggak seperti dulu yang mudah iri sama kehidupan orang lain. Rasanya ada cobaan tapi ringan aja gitu ngejalaninnya. At the end, saya jadi mikir mungkin sesuatu itu tampak berat karena pikiran kita sendiri yang menganggapnya berat. So, just face it! 

Kalau teman-teman sedang mengalami kesulitan seperti saya, semoga kondisi segera membaik dan percayalah badai pasti berlalu. Begitu pula dengan cobaan, cepat atau lambat akan berlalu. :)
 

You Might Also Like

5 komentar

  1. Ernyyy! Makasih buat postingan ini. Setelah baca ini aku semakin merasa enggak sendirian menghadapi masalah hidup dan tentunya menyadarkan aku buat terus menjalani hidup meskipun terasa sangat berat. Kamu juga terus semangat ya Erny. Insya Allah selalu ada kemudahan dalam kesulitan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap, you are not alone. Btw aku juga sering ngerasa lbh kuat dan wah aku gak sendiri ya, setelah baca tulisanmu. Apapun yg sedang terjadi sama kamu, semoga berakhir manis dan badai segera berlalu. Semangat!

      Hapus
  2. Baru tadi mikir,

    Mungkin kenapa dulu ada masalah-masalah di hidupku, supaya sekarang aku gak gampang buat ngejudge orang lain yang sedang ada masalah juga, bisa banyak lebih belajar tentang hidup dan bisa berusaha untuk terus jadi pribadi yang lebih baik.

    Dan sore ini ketemu tulisan ini, so inspiring Erny :) makasih yaaa,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks udah baca tulisan ini hihi. Aku terharu ada yg baca curhatanku dan syukurlah kl bisa menginspirasi.

      Bener banget, kita diuji kan biar naik level. Lebih dewasa, lebih menghargai orang lain, semoga apapun cobaan yg pernah atau sedang kita lalui bisa ngasih hikmah ya!

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus

Flickr Images