#WeekendProductive & The Story of #KittymanuPlaydateJogja

By Erny Kurniawati - 18.54.00


Saya kembali bikin kategori baru di blog ini. Kali ini namanya #WeekendProductive. Kategori baru ini tercetus lantaran saya hobi banget ikutan workshop, melakukan hal-hal yang saya sukai, atau ketemu sama orang-orang baru saat weekend untuk sekadar menjalin silaturahmi, menyalurkan hobi, hingga menggarap proyek baru ntah itu berbayar atau pun yang saya lakukan secara sukarela. Intinya, hampir setiap weekend saya berusaha melakukan hal-hal produktif di luar pekerjaan kantor dan tanggung jawab kampus yang benar-benar saya sukai. Kegiatan tersebut saya lakukan salah satunya sebagai terapi stres. Saya ini orang dengan risiko stres tinggi sehingga saya terus mencari tahu apa yang bisa saya lakukan untuk menghindari stres tersebut. Dan salah satunya adalah self project #WeekendProductive.

#WeekendProductive kali ini saya isi dengan ikutan workshop #KittymanuPlaydateJogja pada hari Sabtu kemarin. Saya sudah tertarik ikutan workshop ini sejak tahu infonya di Instagram. Kebetulan #KittymanuPlaydate kali ini menggandeng duo punggawa Living Loving, Nike dan Miranti yang saya kagumi sejak beberapa tahun terakhir. 

 

Workshop seru tersebut diadakan di restoran milik LOKAL Hotel Jogjakarta. Lokasinya sangat dekat dengan tempat tinggalku yang cuma berjarak sekitar 500 meter saja. Awalnya kukira nggak terlalu ramai, eh ternyata salah karena ada sekitar 50 orang peserta workshop yang ikutan acara ini. Sejak pukul 10.00 kurang para peserta sudah berkumpul di venue dan acara yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB terpaksa molor setengah jam karena menunggu beberapa peserta yang datang terlambat. 

Sesi pertama workshop ini dimulai oleh Nike Prima yang selama ini terkenal karena ketertarikannya pada seni weaving atau menenun. Kalau teman-teman sering ngepoin blognya Living Loving pasti tahu kalau Nike sering mengisi workshop weaving di Jakarta dan kota-kota lainnya. Sebelum memulai workshop pertama ini, Kitty juga mengingatkan teman-teman yang hadir supaya nggak terlalu ambisius dan perfeksionis. Maklum workshop yang diisi dua sesi ini memang sangat singkat. Kata Nike, biasanya sesi weaving memerlukan waktu sekitar 3 hingga 3,5 jam. Dan kali ini kita hanya punya waktu 1 jam. Demi hasil yang memuaskan pada waktu yang cukup singkat, Nike mengajarkan kita cara membuat woven necklace



Saya yang memang suka bebikinan langsung fokus mencoba membuat woven necklace dengan mengikuti arahan Nike. Saat fokus menenun inilah saya bisa merasakan pikiran saya lebih ringan dan menikmati aktivitas ini. Oleh karena itu, aktivitas semacam ini bisa saya sebut sebagai terapi untuk mencegah stres. Apalagi dengan waktu yang singkat saya pengen hasil kalung selesai dan bisa dipakai. Jadilah saya hepi dan fokus banget sampai akhirnya sekitar pukul setengah 11.40 siang sesi ini harus berakhir. Lagi-lagi karena nggak boleh ambisius, panitia pun meminta kita untuk melanjutkan weaving di rumah karena keterbatasan waktu memaksa kita harus beranjak ke sesi kedua. 

Pada sesi kedua ini sepertinya saya tak sesukses seperti sesi pertama. Pada sesi pertama saya bisa membuat woven necklace sampai 70% dengan rapi, tapi pada sesi melukis tote bag ini saya harus menerima hand lettering karya saya hasilnya sungguh-sungguh berantakan. Tapi karena dilarang perfeksionis, saya yang dasarnya selalu sebel kalau mengerjakan sesuatu nggak sempurna pun kali ini merasa biasa saja. Malah bisa ketawa menertawai impian saya untuk bisa menulis secantik Miranti, tapi hasilnya acakadut begitu. 





Tidak terasa, workshop yang berlangsung selama 2 jam itu selesai juga. Saya sedih karena merasa kurang lama. Saking keburu-burunya sampai nggak begitu menikmati snack yang disajikan oleh pihak restoran. But over all, saya sangat menikmati momen #KittymanuPlaydate ini. Semoga ada workshop-workshop semacam ini lagi dengan durasi yang lebih lama. Atau kalau ada temen-temen yang tertarik belajar hand lettering atau weaving, kasih tahu saya ya. Saya pengen ikut (kalau sudah ada) atau kita buat sekalian bareng-bareng (kalau belum ada). Nah ini #WeekendProductive ala saya, gimana kalau ala kamu?

  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. Akk, ada handlettering juga ya? Mau dong er dikabar kabarin kalau ada workshop workshop seru gitu di Jogja, di Solo masih jarang ada workshop sih, diadain di Solo juga seru kayaknya :D ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pas sesi handlettering terburu-buru jadi nggak diajarin seintens pas weaving. Siap mbak nanti kukabarin!

      Hapus