New Favorite Cleanser, Cetaphil Gentle Cleanser

Bulan November kemarin bisa dibilang bulan paling sibuk sepanjang 2016. Sejak awal bulan November sampai awal Desember ini saya baru bisa ...

Bulan November kemarin bisa dibilang bulan paling sibuk sepanjang 2016. Sejak awal bulan November sampai awal Desember ini saya baru bisa napas lega merasakan weekend yang sesungguhnya. Kalau temen-temen kerja kantoran macam saya pasti paham dua bulan terakhir setiap tahun pasti banyak agenda. Mulai dari pitching, laporan, dan banyak lainnya. Apalagi minggu ketiga bulan lalu saya sempat cuti untuk acara di Jakarta dan Bogor. Makin sibuk lah saya yang berbanding lurus dengan stres yang meningkat juga. Untungnya, badan saya tetap fit, tapi lain dengan kondisi kulit yang jadi bermasalah. 

Kulitku memang bukan tipikal kulit sensitif yang mudah jerawatan. Tapi, kulitku selalu jerawatan kalau saya tidurnya nggak teratur dan stres. Karena dua hal tersebut nggak bisa saya hindari selama bulan kemarin, maka nggak heran jerawat mulai bermunculan sejak seminggu lalu. Apalagi sebentar lagi masa datang bulan. Lengkap sudah!

Selama jerawatan dari akhir bulan lalu sampai sekarang saya mengurangi penggunaan skincare terutama yang mengandung pemutih. Selama itu pula saya sedang nyobain produk dari Cetaphil Gentle Cleanser. Saya dikirimi produk cleanser yang terkenal cocok untuk kulit sensitif ini oleh Sociolla. Nggak ada ekspektasi berlebih sama produk ini walaupun saya sering baca review yang bilang produk ini oke. Soalnya, kulit saya ini sudah kelewat cocok sama facial wash brand lain. Apalagi setiap nyobain produk cleanser yang harganya lebih mahal tetap nggak merasa efek yang berbeda. Makanya, saya benar-benar nyobain Cetaphil tanpa ekspektasi yang muluk-muluk. 

Walau nggak berekspektasi banyak, tapi saya tetap excited nyobain. Sampai saya kesenangan memakainya untuk cuci muka sekarang! Gimana nggak, Cetaphil Gentle Cleanser ini ternyata punya komposisi yang bener-bener mendukung kesehatan kulit, no fragrance, no detergen, dan no bahan-bahan nggak penting lain. Setelah baca keterangan produknya lebih lanjut, saya baru ngerti kalau ternyata Cetaphil ini memang produk yang pro kesehatan kulit dan sering direkomendasiin dokter. Buktinya, produk Cetaphil Gentle Cleanser ini bisa digunakan pada kulit yang baru menjalani perawatan medis, setelah laser, dan cocok untuk kulit bayi. Jadi, kurang aman apalagi?


Soal komposisi, sepertinya saya nggak perlu menjelaskan lebih banyak lagi ya. Apalagi temen-temen bisa membacanya di foto sebelumnya. Sementara soal pengalaman dan pendapatku tentang produk ini bakalan saya jelasin selengkap-lengkapnya!

Berhubung saya baru memakai Cetaphil Gentle Cleanser selama seminggu, jadi saya nyebutnya first impression. Saat pertama kali pakai gentle clenser ini kulitku sedang rewel. Beberapa bakal calon jerawat sudah tampak di sana sini. Jujur, untuk mencoba produk baru saat kulit rewel itu agak menakutkan untuk saya. Tapi berbekal review dan klaim produk yang bilang bagus untuk kulit sensitif, saya pun mantap untuk nyobain. 


Sebelum nyoba, saya baca dengan teliti cara pemakaiannya di bagian belakang botol. Sempat takjub sih sambil bertanya-tanya, yakin nih produk cleanser semacam sabun gini bisa dipakai tanpa bilas air? Meskipun no detergen, tapi saya nggak yakin. Berbekal rasa penasaran, saya coba cara pemakaian yang tanpa dan dengan air. Ternyata emang bisa tanpa air! Caranya, ratakan Cetaphil Gentle Cleanser yang punya tekstur seperti gel dengan warna putih susu ini ke seluruh kulit wajah. Kemudian, bersihkan dengan kapas. Pokoknya seperti pakai milk cleanser!

Berhubung saya merasa kurang afdol kalau bersihin wajah tanpa cuci muka, selanjutnya saya terusin ritual double cleansing dengan cuci muka menggunakan produk ini. Walau tanpa detergen, tapi tetep bersih lho! Terus yang bikin saya jatuh cinta sama gentle cleanser ini nggak lain sensasi lembut dan lembabnya di kulit. Saya paling nggak suka cuci muka dengan hasil keset. Jadi tolok ukur facial wash wajib dihabiskan itu yang bisa membersihkan kulit, tapi tetap meninggalkan kesan lembab. Dan itu yang dimiliki oleh Cetaphil Gentle Cleanser. 

Setelah membersihkan wajah dengan gentle cleanser ini, saya malah merasa seperti habis pakai pelembab. Kulit jadi kenyal-kenyal lembab dan bersih gitu! Itu yang membedakan Cetaphil Gentle Cleanser dengan facial wash andalan saya yang sempet kusinggung di awal post ini!

Selain digunakan sebagai cleanser, Cetaphil Gentle Cleanser ini juga bisa digunakan sebagai pelembab langsung! Saya penasaran, tapi masih ragu kalau dicoba di wajah. Jadi, saya mencoba Cetaphil ini untuk pelembab tangan. Ternyata dia bener-bener meresap dengan baik di kulit lho. Bener-bener nggak nyangka ini cleanser tapi bisa jadi pelembab langsung juga.

Sementara itu, karena masih first impression maka efek membersihkan kulit dari jerawat belum bisa saya rasakan. Apalagi, jerawat di wajah saya ini merupakan jerawat PMS dan stres. Namun yang nggak kalah penting, Cetaphil Gentle Cleanser nggak bikin kulit wajah saya semakin stres! Makanya saya sampai sekarang masih menggunakannya untuk cuci muka dua kali sehari. Bahkan saya juga mencoba membuat DIY masker oats dengan tambahan Cetaphil Gentle Cleanser. Gimana hasilnya? Yang jelas hasilnya makin maksimal. Maksimal bersihnya dan lembabnya! 

Kalau disuruh merangkum apa saja kelebihan dan kekurangan produk ini, maka yang pertama kelebihannya ada pada klaim produk yang terbukti di kulitku. Mulai dari melembabkan, membuat kenyal, dan membersihkan. Untuk klaim keamanannya, saya nggak perlu komentar soalnya sudah terjamin! Sedangkan untuk kekurangannya, yang pertama ada pada ukuran kemasan yang gede. Kemasan paling kecil punya netto 125 ml yang mana kurang travel friendly. Kemudian kekurangan yang kedua mungkin pada harga yang sedikit pricey karena untuk 125 ml dijual dengan harga sekitar Rp 130.000,-. Untuk masalah harga, sebenernya kalau disesuaikan dengan klaim produk dan kualitasnya saya nggak merasa mahal sih. Apalagi 125 ml ini bakalan awet sebulan lebih untuk saya.


Oleh karena itu, saya jadi nggak ragu merekomendasikan produk ini untuk teman-teman yang punya kulit kering, normal, bahkan sensitif. Soalnya, saya sudah merasakan sendiri manfaatnya. Walaupun ulasan saya ini sponsored post, tapi pendapat saya jujur berdasarkan pengalaman pribadi. Temen-temen yang penasaran dan pengen beli produk ini bisa langsung cek terus beli di Sociolla. Jangan lupa manfaatkan kode SBNLAN0K dari saya saat check out ya! Belanja minimal 250K berhak dapet potongan 50K dengan kode voucher tersebut. 

Last but not least, temen-temen yang sudah nyobain produk ini gimana pendapatmu? Sharing yuk!

You Might Also Like

6 komentar

  1. Temen saya masak ada yang makai ini untuk mandi dongggg.... T.T nangis saya liat harganya kalo buat mandi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, emang bisa digunain untuk mandi sih, tapi lihat harga hmm :) senyum yah haha. Saya pernah make untuk mandi mbak, tapi perlu banyak jadi sayang hihi

      Hapus
  2. Di gw kurang cucok. Syedih. Tp mau cobain yang khusus kulit berminyak/berjerawat. Mudah-mudahan nanti cucok, walaupun belom ketemu tiap main ke toko XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku cucok nih haha, cuma ya pricey itu. Tapi kalau kulit hepi aku bisa apa ya? Sama di Jogja suka kosong-kosong nih Cetaphil. Jadi mesti online malahan.

      Hapus
  3. waahh cetaphil ini malah holygrail aku banget, super cocok buat kulit ku yg super sensitive

    Ray,
    www.rayditaa.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti terbukti banget ya mbak di kamu kalau Cetaphil emang pas buat kulit sensi :D

      Hapus

Flickr Images