4 Pelajaran dari Obrolan di Taksi Bersama Kak Ollie

Setiap pertemuan selalu memberi pelajaran. Entah dengan siapapun itu. Saya sendiri setuju kalau pertemuan memberi kita kesempatan untuk ta...

Setiap pertemuan selalu memberi pelajaran. Entah dengan siapapun itu. Saya sendiri setuju kalau pertemuan memberi kita kesempatan untuk tahu cerita orang lain dengan lebih dekat sehingga kita bisa tahu kisah dibalik perjalanan hidup mereka. Walaupun pertemuan itu terjadi dengan singkat dan obrolan hanya berlangsung di dalam taksi. Seperti itulah pertemuan saya dengan Kak Ollie atau Aulia Halimatussadiah. Kak Ollie ini nggak lain merupakan Chief Content Writer Zetta Media, Co-founder Storial.co, Initiator Girls in Tech, Co-founder NulisBuku.com, Initiator StartupLokal, dan penulis puluhan buku. Ini kesempatan langka dan emas buat saya kan? Kapan lagi saya bisa nemenin perjalanan Kak Ollie sampai hotel tempatnya menginap selama di Jogja sambil wawancara dan pastinya nyerap banyak pelajaran hidup dari ceritanya. 



Perjalanan yang ditempuh dari Lippo Mall Jogja ke Hotel Greenhost dengan Taksi Pandawa sore itu membuat saya mendapatkan banyak energi positif. Selama kurang lebih 30 menit, saya punya kesempatan untuk wawancara Kak Ollie tentang perjalanannya menemukan passion, profesi, hingga obrolan tentang lifestyle. Hasil wawancara tersebut sudah saya tulis, tapi belum tayang. Nantinya bakal naik tayang di Gotosovie.com. Di luar dari tulisan yang diunggah di website Gotosovie, melalui postingan ini saya ingin merangkum apa saja pelajaran yang kudapatkan dari obrolan di dalam taksi tanggal 18 Desember 2016 sore itu. 

Humble dan Ramah!

Sebelum pertemuan ini, saya sudah kepoin Kak Ollie sejak lama. Dari akun twitter, buku yang ditulisnya, postingannya di Instagram, Facebook, dan lain sebagainya. Satu hal yang saya simpulkan dari hasil stalking tersebut, Kak Ollie adalah seorang Alpha Female dengan segudang prestasi! Bagi saya, dia adalah wujud dari definisi wanita cantik. Tahu apa tujuan hidupnya, tahu apa yang cocok untuk dirinya, semangat untuk terus berkarya, smart, good looking, dan punya banyak teman. Untuk poin terakhir, saya simpulkan dari unggahan foto-foto Kak Ollie di media sosial yang sering kali isinya sedang kumpul bareng temen-temen. 

Sempat nervous karena saya bakal ketemu dengan seorang wanita dengan segudang achievements. Tapi ternyata, saya bisa membaur dengan Kak Ollie dalam waktu yang cepat. Nggak lain karena pembawaannya yang humble dan ramah. Intinya, saya nggak terintimidasi karena pembawaannya benar-benar membuat saya nyaman dan nggak bikin saya kehilangan percaya diri. Padahal, apalah saya di sampingnya. Hehe. 


Sangat Detil

Salah satu pertanyaan dari wawancara sore itu adalah siapa tokoh idola Kak Ollie. Jawabannya, ada banyak! Kak Ollie melanjutkan penjelasannya, dia mengaku mengidolakan banyak orang  berdasarkan aspek-aspek tertentu dari orang itu. Misalnya nih, Kak Ollie ingin jadi wanita yang lebih anggun dan elegan, maka dia mengidolakan sosok Queen Rania ratu dari Yordania. Menurutnya dengan mengidolakan sosok yang spesifik akan memudahkan Kak Ollie untuk belajar dari idolanya. Dari Queen Rania, dia bisa belajar tentang bagaimana tampil anggun, bagaimana memilih outfit yang elegan, bagaimana membawakan diri layaknya ratu, dan sebagainya. Sampai di titik ini, saya kagum dan dalam hati membatin pantes Kak Ollie bisa mencapai banyak hal saat ini. Dia detil, dia observer yang baik, dan itu membantunya untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. 

sumber: www.queenrania.jo

Menghargai Momen Hidup

Setelah bertemu Kak Ollie, saya langsung ke toko alat tulis buat beli block note. Jadi sepanjang obrolan kami di dalam taksi, Kak Ollie beberapa kali menekankan bahwa salah satu cara untuk sukses adalah menghargai setiap momen hidup. Semakin kita bersyukur atas apapun nikmat yang diberikan Illahi pada kita, maka semakin banyak pula nikmat yang menunggu kita pada waktu mendatang. Saya pun nggak bisa memberi reaksi selain tersenyum dan mengangguk dengan penuh semangat. 



Nah, salah satu cara menghargai momen hidup itu menurutnya adalah dengan menuliskan nikmat-nikmat yang didapat setiap harinya. Makanya, saya langsung beli block note dan mulai ikut-ikutan menuliskan hal-hal yang bisa saya syukuri setiap harinya. Pasti ada banyak momen hidup yang patut kita syukuri entah itu menyenangkan atau menyedihkan. Namun, seringkali kita fokus untuk mengeluh ketimbang mensyukurinya. Saya sih merasa seperti itu sebelum ketemu Kak Ollie. 


Belajar dari Kegagalan
Satu hal lagi yang saya dapatkan dari obrolan panjang di taksi bareng Kak Ollie yaitu, belajar dari kegagalan. Mungkin teman-teman ada yang seperti saya, sempat melihat sosok Kak Ollie sebagai seorang wanita yang full of positivity, percaya diri, passionate, punya karir cemerlang, punya sederet catatan keberhasilan, dan lain sebagainya. Ternyata sebelum menjadi sosok yang seperti saat ini, Kak Ollie juga pernah mengalami kegagalan dalam hidup. Saya nggak bakal menceritakannya di sini. Tapi yang jelas, kegagalan itu menjadi salah satu turning point dalam hidupnya. Kak Ollie jadi lebih tahu kemauan dan kelebihan dirinya. Dia jadi lebih gesit dan tampak penuh semangat dalam berkarya. Jadi kegagalan nggak melulu soal efek buruk, Tuhan tetap selalu menyelipkan kebaikan di dalamnya.

Empat poin dalam tulisan ini berhasil membuat saya merasa lebih semangat memandang hidup ke depan. Saya nggak memungkiri kalau sempat berulang kali mengeluh lelah dengan jalan hidup yang tidak sesuai ekspektasi. Namun, bukankah kondisi yang terjadi tidak sesuai keinginan kita justru memberi ruang untuk belajar lebih lagi? Oleh karena itu, saya menuliskan empat poin tersebut supaya kebaikan tidak berhenti padaku saja, tapi semoga bisa bermanfaat untuk temen-temen juga.

Yang jelas, obrolan di taksi sore itu juga membuat saya tahu sedikit rahasia di balik pencapaian Kak Ollie saat ini. Setidaknya, saya bisa belajar dari sepenggal cerita hidup Kak Ollie yang diceritakan kepada saya. Saya jadi tahu kalau mau mencapai A, ada strategi begini. Saya jadi ngerti kalau mensyukuri hal-hal yang kecil sekalipun dalam hidup akan membuat saya lebih ringan menerima jalan hidup yang kadang tak sesuai ekspektasi. Untuk Kak Ollie, thanks sudah mengizinkan saya menemani perjalanan dari Lippo Mall ke Greenhost Hotel. Andai sore itu saya tidak punya 30 menit untuk ngobrol bareng, mungkin saya nggak akan dapet pelajaran seperti ini! Terus semangat menebar inspirasi ya!


You Might Also Like

11 komentar

  1. Dan aku bersyukur baca sharing dari mbak Erny malam ini :) suwun mbaak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Listya, thanks juga sudah berkenan baca :) semoga bermanfaat

      Hapus
  2. Sangat ngena mbak sharing nya, mbak ollie memang keren,trims udah dishare ya mbak pelajaran yg didapati ��salam kenal ya, ngefans juga sama mbak ollie ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Happy to know you read this post mbak! :) Iya, harapannya biar pelajaran ini nggak berhenti di aku. Sama aku makin ngefans setelah ketemu dan ngobrol langsung! :)

      Hapus
  3. Hi Erny, thanks for sharing.
    Kena banget tulisannya emang bener sih kita harus menghargai setiap moment dalam hidup, intinya mesti banyak bersyukur dengan apa pencapaian kita sampai hari ini.


    www.tiffannywu.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kembali kasih :*

      Yap bener, apalagi untuk orang yang suka merasa belum maksimal hihi. Aku contohnya :)

      Hapus
  4. belajar dari kegagalan memang menjadi salah satu sebuah motivasi..

    BalasHapus
  5. LHO, KAMU JUGA DI LIPPO PAS KAK OLLIE KE JOGJA?



    Yah, aku juga di sana tapi belum kenal kamu. Hiks...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah namanya belum Jodoh ya hanifa hihi. Semoga next time kita bisa jodoh ketemu :D

      Hapus
  6. Ya ampun aku seneng sama postingan ini, bikin termotivasi

    www.extraodiary.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nez, happy to read your comment! Semangat terus yah!

      Hapus

Flickr Images