Pawon'e, Sajian ala Rumahan

Seperti yang sudah saya ceritakan di sini , liburan tahun baru kemarin saya nggak kemana-mana. Gagalnya agenda short getaway ke pantai me...

Seperti yang sudah saya ceritakan di sini, liburan tahun baru kemarin saya nggak kemana-mana. Gagalnya agenda short getaway ke pantai membuat saya dan Dhimas menghabiskan siang 2 Januari lalu untuk sekadar jalan-jalan di mall. Tanpa ambil pusing, siang itu kami memutuskan untuk mampir ke Hartono Mall. Clueless, kami nggak ada agenda apapun selain ngabisin waktu bareng. Berhubung jadwal film sedang nggak ada yang menarik, kami pun memutuskan untuk makan dan ngeteh di Pawon'e Resto.


Postingan kali ini bukan sponsored post, soalnya kami memilih untuk makan siang dan ngeteh di Pawon'e Resto bener-bener random. Awalnya saya sudah lihat harganya yang affordable dan tempatnya yang lumayan nyaman dengan nuansa Jawa yang kental. Beberapa furniturnya berupa seperangkat meja kursi kayu dengan aksen rotan yang mengingatkan saya pada rumah Eyang. Secara interior cukup matching dengan menu yang ditawarkan. Menu di Pawon'e Resto ini didominasi oleh masakan rumahan khas keluarga Jawa. Saya yang memang suka dengan konsep seperti ini langsung tertarik dan memesan beberapa menu untuk kami berdua.

Kami memilih duduk di kursi rotan yang berada di luar resto. Walaupun di dalam mall, tapi ambience jadul dan hommy-nya tetap terasa. Semakin terasa saat minuman yang kami pesan datang. Saya memesan teh panas seharga Rp 6.000,- yang disajikan dalam teko dan disertai gula batu secara terpisah. Sempat takjub karena menu teh semurah itu di mall biasanya disajikan dalam gelas plastik. Sedangkan ini disajikan dalam teko lengkap dengan gula batu terpisah. Sementara itu, Dhimas memesan es teh yang kekentalan dan manisnya juga pas. 



Tak berselang lama, menu makanan kami datang. Saya sengaja memesan sedikit menu karena takut nggak habis atau nggak enak. Setelah icip-icip, rasanya lumayan enak juga. Nggak begitu spesial sih, tapi saya suka karena rasa rumahannya kental sekali. Menu yang kami pesan siang itu antara lain dua porsi nasi putih, tumis pepaya muda, sambel rebon, dan oseng cumi asin. Cuma tiga menu, tapi ternyata ketiganya sukses membuat kita lahap menyantap hidangan yang ada. 




Menu tumis pepaya muda jadi favoritku, sementara Dhimas ketagihan dengan sambel rebonnya. Sedangkan untuk oseng cumi asinnya menurutku kurang nonjol rasanya. Bahkan kata Dhimas, enakan saya yang masak. Haha. Ya iyalah kalau saya yang masak kan ada bumbu cintanya!

Setelah kenyang menyantap semua menu, kami nggak buru-buru pergi. Saya masih khusyuk menikmati aroma teh yang wangi dari cangkir enamel berwarna biru telor bebek ini. Sambil ngeteh, kami ngobrol ngalor ngidul. Saya seneng banget bisa ngeteh seperti ini soalnya jadi inget jaman dulu. Setiap diajak ke rumah eyang, pasti beliau nyuguhin teh panas beserta gula batu dengan teko dan cangkir yang sama dengan yang ada di resto ini. Kalau diamati, rasa tehnya pun nggak jauh beda. Kalau nggak salah tebak, resto ini pakai teh tubruk sejenis merk Tjatoet. Teh merk ini punya keistimewaan tersendiri soalnya saya biasa meminumnya saat di rumah orang tua saja. Sedangkan di Jogja, nggak banyak tempat makan yang memilih merk tersebut untuk menu tehnya. 


Berkat tehnya dan suasananya, saya jadi ketagihan pengen makan ke sana lagi. Apalagi, sebelum nyobain Pawon'e andalanku tiap mau makan di mall ini pasti jatuh pada Pempek Ny. Kamto. So, walaupun masakan Pawon'e standar, tapi tetap bisa memanjakan lidah kami. Oh ya, rencananya sih pengen juga ngajak orang tua ke sini. Semoga kesampaian ya! Kalau temen-temen lagi di Jogja dan pengen nyobain masakan ala rumahan orang Jawa, coba deh mampir ke Pawon'e Resto. Harganya dijamin nggak bikin kantong kering. Kemarin kami berdua cuma habis Rp 54.000,-. Harga yang relatif terjangkau, kan?





You Might Also Like

7 komentar

  1. Duh... Menu tumis pepaya muda itu enak banget :"""" dan hebat ya suaminya doyan pedas, biasanya cowok jarang yang suka sambel loh kak hahaha 😂

    www.yubikanobi.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kan, tumis pepaya itu da best laaah. BTW ((SUAMI)) ? haha aku belum nikah nih Yubi. Doain yah cepet ganti status wakaka. Itu sambel rebon nggak pedes hihi

      Hapus
  2. Sebelum lihat deskripsinya gak tau itu yang foto pertama apa namanya soalnya ga pernah makan, eh ternyata tumis pepaya muda. Itu rasanya gimana ya? hihi

    www.zeillamudev.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enaaak Zeilla. Cobain deh tumis pepaya muda kalau bisa jgn terlalu mateng jadi crunchy dan ditambahin ebi. Hmm maknyus! :D

      Hapus
  3. Terima kasih kepada kak Erny Kurniawati atas cerita menariknya Pawon'e Resto, kami selalu mencoba menghadirkan menu-menu baru (masakan jawa) lainnya,semoga dapat menjadi resto favorit bagi semua. Yang pengen nyobain masakan Pawon'e Resto bisa langsung ke Hartono Mall Lt.UG 28 Yogyakarta,phone 0274 5307166. Dan kami juga baru ada paket 'Nasi Kembulan' yang lagi ngehits banget.


    Best regards
    Pawon'e Resto

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mas thanks ya uda mampir blogku. Aku sering makan di Pawon'e nanti aku coba :)

      Hapus

Flickr Images