Sharing Seputar Social Media Marketing Bersama Pengelola Desa Wisata

Ternyata sudah lama saya nggak membahas soal media sosial dan #WeekendProductive di blog ini. Padahal pekerjaan sehari-hari saya seputa...


Ternyata sudah lama saya nggak membahas soal media sosial dan #WeekendProductive di blog ini. Padahal pekerjaan sehari-hari saya seputar handling media sosial. Mumpung baru-baru ini saya diajak kerjasama dengan teman-teman pegiat desa wisata di Jogja, so kali ini saya mau berbagi cerita tentang pengalaman tersebut. 

Tawaran kerjasama ini sebenarnya sudah kami sepakati sejak Maret lalu, tetapi acaranya sendiri baru berlangsung tanggal 14 Mei kemarin. Saya antusias sekali saat diajak kolaborasi untuk menyampaikan materi social media marketing bagi para pegiat desa wisata ini. Nggak bisa dipungkiri kalau maraknya tempat wisata baru di Jogja yang dibuka secara umum sedikit banyak dipengaruhi oleh perkembangan media sosial, terutama Instagram. Itulah alasan kenapa saya antusias. Sekalipun media sosial dianggap hal yang sepele untuk sebagian orang, tetapi menghandlenya butuh keahlian khusus dan kalau kita bisa mengelolanya maka impactnya juga besar.

Acara sharing ini berlangsung di pendopo desa wisata Puncak Bucu yang berada di daerah Bantul. Lokasinya berada di kawasan perbukitan dengan pemandangan gunung yang hijau dan angin semilir. Acara yang berlangsung dari pukul 14.00 s.d 17.00 WIB ini diikuti kurang lebih 13 orang dari berbagai usia dengan tujuan sama yaitu, memajukan desa wisata di kawasan masing-masing. Karena yang hadir dari usia berbeda dan juga latar belakang beragam, saya pun menyampaikan materi soal social media marketing menggunakan bahasa yang semudah mungkin untuk dipahami oleh orang awam. Materi pun masih berkutat pada hal-hal mendasar dengan menekankan pada praktek agar peserta bisa langsung melakukan aksi setelah sesi ini. 

Setiap kali sharing soal dunia media sosial seperti ini, rasanya saya diajak untuk kembali mengingat pelajaran lalu dan belajar lebih banyak lagi. Apalagi kalau pesertanya dari beragam latar belakang dan usia seperti kemarin. Adakalanya saya merasa kewalahan karena harus menjelaskan begitu banyak kata-kata yang berkaitan dengan media sosial menggunakan bahasa Inggris hingga Jawa. Namun di satu sisi saya menemukan kebahagiaan tersendiri karena adrenalin terpacu selama sesi ini berlangsung. Kemudian momen yang paling membahagiakan adalah saat melihat peserta antusias. Walaupun mungkin baru sedikit yang bisa saya bagikan, tetapi kepuasan batin melihat antuiasme peserta membuat saya sumringah dan semangat.


sesi materi & menikmati senja di Puncak Bucu
Nana
Setelah sesi sharing social media marketing bersama pengelola desa wisata ini berakhir, kami semua diajak menuju Puncak Bucu untuk menikmati sunset dari atas bukit. Perjalanan dari pendopo menuju Puncak Bucu ini tidak mulus dan butuh tenaga lebih. Untungnya sore itu Jogja begitu cerah sehingga setibanya kami di puncak, kami bisa leluasa menikmati semilir angin sore sambil melihat langit senja keemasan yang mengantarkan matahari kembali ke peraduan. Dari atas bukit ini saya bersyukur masih bisa menikmati keindahan ini dan bisa berbagi kepada sesama walau tidak seberapa.


Buat teman-teman yang mungkin penasaran dengan materi sharing seputar social media marketing untuk desa wisata bisa tinggalkan alamat e-mail di kolom komentar. Saya usahakan untuk mengirimkannya kepada teman-teman. 


You Might Also Like

4 komentar

  1. Belum.pernah ke bantul. Kapan ya? Oh ya Saya suka foto yang terakhir mbk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah makasih mbak Fania. Hehe. Agendakan ke Jogja dan habiskan sehari di bantul mbak. Sekarang tempat wisatanya ada banyak banget. But mostly tempat wisata alam perbukitan gitu :D

      Hapus
  2. Halo kak! :) aku tertarik dengan materi yang kakak sampaikan karena aku juga lagi belajar tentang sosial media marketing.Karena nggak dipungkiri sosial media skrg menjadi salah satu alat yg memiliki impact besar bila dimanfaatkan dg baik. Ini alamat email aku ya anyaast23@gmail.com
    Terimakasih kak:)
    Anyway aku doakan acara2 seperti ini lebih sering di gelar ya, kalo bisa hingga kakak jd speaker di luar kota:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi thanks for reading! Nanti aku email yah! amin, semoga bisa sharing sampai ke luar kota :)

      Hapus

Flickr Images