The Newest Co-Working Space in Jogja, Ekologi Desk & Coffee

Sejujurnya saya bukan orang yang mengikuti info terkini seputar tempat ngopi terbaru di Jogja. Tapi berbeda dengan cafe dan co-workin...


Sejujurnya saya bukan orang yang mengikuti info terkini seputar tempat ngopi terbaru di Jogja. Tapi berbeda dengan cafe dan co-working space yang satu ini. Lokasinya yang berada tepat di samping bangunan kantor lama saya menjadi daya tarik tersendiri. Akhirnya, tanpa ragu saya pun memutuskan ke sana weekend lalu. 

Ekologi Desk & Coffee merupakan cafe sekaligus co-working space yang dibuka pada awal bulan Mei lalu. Berlokasi di Jogja bagian utara, tepatnya di Jalan Pandean Sari no. 10, Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta, tempat yang satu ini dibangun dengan gaya industrialis. Elemen kayu, kaca sebagai dinding, bata, dan semen ekspos menjadi ciri dari bangunan cafe ini. Dari luar, bangunan Ekologi tampak menyatu dengan alam dan mencolok karena dinding kacanya.


Sesuai dengan fungsinya sebagai cafe dan co-working space, Ekologi Desk & Coffee membagi secara keseluruhan cafe ini menjadi dua bagian. Bagian pertama yang difungsikan sebagai cafe berada di lantai bawah dan outdoor di bagian belakang. Sementara co-working space berada di lantai dua. Di bandingkan cafe-cafe lain di Jogja, Ekologi Desk &Coffee ini memiliki ruang yang lega dan konsep yang sedikit berbeda. Menyediakan ruang khusus untuk co-working space memang belum begitu populer di kota ini. Jadi, konsep dari Ekologi bagaikan angin segar. Terutama untuk orang-orang yang bekerja di bidang kreatif seperti saya.

Walaupun di Jogja ada banyak cafe yang bisa dijadikan co-working space, namun sejauh ini belum ada yang benar-benar memisahkan antara ruang cafe biasa dengan ruang khusus bekerja. Akibatnya, konsentrasi bekerja di cafe kadang terpecah karena kurang kondusif. Sebaliknya dengan cafe ini, pembagian fungsi ruang dengan membedakan level lantai membuat co-working space di sini jauh lebih kondusif. So, Ekologi Desk Coffee ini bisa jadi pilihan alternatif untuk bekerja di luar kantor. Sayangnya, saat saya menghabiskan waktu ke Ekologi beberapa waktu lalu, saya belum sempet masuk ke area co-working-nya. Saya kira ruangan tersebut masih tutup karena sampai sekarang cafe ini belum grand opening. Jadilah saya bekerja di ruang cafe di lantai satu. 


Siang itu, sambil menulis beberapa konten untuk blog, saya juga memesan segelas ice cafe latte yang dibanderol seharga 33K untuk ukuran setara dengan gelas grande ala Starbucks. Buat kamu yang mau memesan makanan, untuk sementara belum banyak pilihan yang tersedia. Tetapi, kamu bisa kok memesan nachos hingga aneka pasta. Jadi, nggak perlu khawatir bakal kelaparan!

Selain bisa bekerja sambil ngopi, Ekologi juga cocok untuk dijadikan tempat kumpul bareng temen. Apalagi kalau kamu termasuk yang hobi foto-foto. Cafe dan co-working space ini punya banyak spot yang instagramable. So, nggak perlu takut pulang dari sini nggak punya foto yang ciamik. Kamu juga bisa memilih duduk di dalam yang non-smoking area atau di luar dengan semilir angin. Di beberapa titik di bagian outdoor disediakan meja dengan bean bag yang super nyaman! Kamu pun bisa memilih ingin menikmati cafe ini seperti apa, tergantung kamu memilih duduk di mana. Menyenangkan, kan?


You Might Also Like

15 komentar

  1. Bagus ya kak tempatnya dan kayaknya asik juga buat sekedar ngerjain tugas kuliah atau ngopi ngopi bareng temen ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yess! Nyaman apalagi ada ruang khusus co-workingnya hehe :D

      Hapus
  2. Co-working space ini sepertinya lagi hits ya di kota besar. Di Samarinda juga ada yang baru buka. Tapi khusus co-working space aja, tanpa cafe. Ekologi ini terlihat nyaman sekali tempatnya. Bisa meeting di cafenya, dan kalau ada kerjaan bisa pilih di ruang khususnya yaa.. Ruang khusus Co-working space nya itu free atau kena charge lagi Erny?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, selama ini di Jogja ada juga co-working space yang non-cafe. Ini aku kurang tahu karena aku kesana tuh masih soft opening dan aku kira masih tutup co-workingnya. Sepertinya chargenya sama deh hehe. Soalnya di cafe juga bisa kerja, cuma lebih kondusif di lantai 2. :D soon diupdate kalau uda nyoba co-workingnya.

      Hapus
  3. Waahhh...cakep niiih. Kudu dicoba mba. Makasih sharingnya yaaa...

    BalasHapus
  4. Asiiiik kayaknya Er tempatnya, duuuh jadi pengen segera cobain kesana deh. By the way, tempatnya makin kelihat kece gegara poto-potomu ajiiib editannya! Suka!

    www.ajengmas.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang asyik mbak, asal nggak lagi ruame banget. Kemarin pas mulai rame terasa sumpek. hehe. Makasih mbak! Padahal itu ming edit brightness sm contras

      Hapus
  5. AKU HARUS COBA KE SANAAAAAAAAA!

    http://honeyvha.com

    BalasHapus
  6. tempatnya asik ya, banyak buku..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, ada banyak buku dan majalah juga

      Hapus
  7. Asyiknya kalo punya banyak deadline tapi kerjanya di co-working spt itu. Jadi cepet selesai deh kerjaan. Asal ngga foto2 aja sih eheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener! Kalau keasyikan foto-foto malah gak kelar-kelar. Tapi kalau fotonya buat ngeblog gapapa donk ahha

      Hapus
  8. Tempat kaya gini lagi hits ya. Aku suka konsepnya bukan hanya untuk sekedar nongki nongki gawl tapi sekalian biar produktif :D

    Kadang di tempat nongki2 gawl kayaknya kurang asik buat kerja , dan buat ngapain ngapain. Tapi di tempat kayak gini sih oke oke aja bahkan di sarankan

    hahaa

    Eehhhh aku pengen tempat duduk kayak gitu,, mpush mpush kali ya kalau di dudukin haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Li, aku sendiri kalau keluar ke tempat gini pasti mikir bisa untuk kerja nggak. Kalau nggak biasanya aku mengurungkan niat haha. *anaknya perhitungan* Jadi, kalau ada tempat yang nyaman untuk kerja juga baru deh layak pilih :D

      Hapus

Flickr Images