3 Langkah Edit Foto melalui Smarphone (Snapseed & VSCO Only)

By Erny Kurniawati - 11.43.00


Secara nggak langsung, blogger jaman now nggak bisa ngandelin skill menulis aja untuk bikin konten. Skill motret sampai edit foto pun jadi kebutuhan pokok menurut saya. Untungnya, sekarang memotret sampai edit foto pun bisa dilakukan dengan praktik menggunakan smartphone. Pada postingan ini saya mau share 3 langkah edit foto melalui smartphone. Saya yakin temen-temen sudah banyak yang mengandalkan cara ini. Tapi hal itu nggak menyurutkan niat saya untuk sharing, barangkali ada yang belum tahu atau malas memanfaatkan aplikasi-aplikasi. Tanpa perlu panjang lebar, yuk langsung kita mulai sharingnya! 

Ada banyak sekali aplikasi untuk edit foto di smartphone. Namun, pilihan saya jatuh pada dua aplikasi yaitu, Snapseed dan VSCO. Buat saya semakin simple, semakin bagus. Jadilah saya nggak mencoba-coba aplikasi lain karena kadung nyaman dengan dua aplikasi tersebut. 

Semua foto yang akan saya unggah di medsos dan blog umumnya melewati tahapan edit foto melalui smartphone ini. Sekalipun foto mentahnya saya ambil pakai DSLR, saya nggak keberatan untuk repot-repot memindahkan file foto dari kamera-laptop-smartphone, asalkan hasilnya sesuai dengan ekspektasi saya. Biasanya untuk langkah awal saya menggunakan aplikasi Snapseed terlebih dulu dan baru diakhiri dengan VSCO

Buka Aplikasi Snapseed dan Crop Foto

Saya selalu memulai proses editing foto di Snapseed dengan menentukan ukuran foto terlebih dahulu. Untuk foto Instagram, saya sering crop menjadi persegi. Setelah itu, langsung masuk ke tahap kedua. 


Start Editing (Brightness, Contrast, Saturation, Ambience, etc) 

Yang saya suka dari Snapseed adalah kelengkapan fitur editingnya. Nggak cuma lengkap, cara menggunakan aplikasi ini pun sangat praktis sehingga memudahkan saya untuk mengedit foto dengan cepat dan hasilnya tetap bagus. 

Hampir semua foto, saya naikkan brightnessnya. Foto dengan cahaya terang selalu jadi favorit saya karena sesuai dengan segmentasi blog dan Instagram yang mayoritas perempuan. Beberapa penelitian terkait visual menunjukkan kalau perempuan lebih suka foto-foto yang bright dan itu salah satu alasan saya mengedit foto dengan meningkatkan brightness. 

Setelah brightness ditingkatnya, saya juga sering meningkatkan contrast pada foto. Biasanya foto yang ditingkatkan brightnessnya bakalan kurang tajam dan inilah fungsi meningkatkan contrast yaitu, agar gambar terang dan tajam. 


Selain brightness dan contrast, saya sering mengotak-atik saturation, ambience, dan warmth. Selera visual saya lebih ke terang dan blue-ish sehingga beberapa foto yang terlalu kuning akan saya turunkan saturasi atau warmth-nya. 

Nggak jarang, foto yang saya ambil ada noda-noda atau obyek yang mengganggu. Kalau begini, saya bakalan memanfaatkan fitur heal untuk menghapus obyek yang mengganggu tersebut. Kebanyakan sih obyek yang mengganggu itu debu atau titik-titik kecil yang tertangkap lensa. 

Setelah foto diedit sesuai dengan ekspektasi saya, sekarang waktunya untuk disimpan. Voila, proses editing foto via snapseed selesai!

Edit Tone Foto dengan VSCO

Import foto yang sudah diedit dari Snapseed ke VSCO. Editing di VSCO ini jauh lebih cepat dan praktis ketimbang proses sebelumnya. Soalnya, saya cuma mau menyamakan tone foto dengan filter VSCO. Selama ini, filter andalan saya untuk beauty photo adalah HB1 atau HB2. Yap, saya belum pakai filter berbayar karena masih merasa puas dengan filter gratisan VSCO. Sementara untuk foto travelling atau outdoor, saya lebih suka menggunakan Chromatic (C1), Mellow (F2), dan atau Portraits (G3).

Dari filter yang saya pilih, biasanya saya adjust lagi sesuai selera sehingga tidak terlalu tajam filternya. Kalau sudah menemukan tone yang pas, kini waktunya disimpan di galeri dan siap untuk diunggah. Berikut ini ada perbandingan foto untuk konsep beauty dan outdoor travel. Lihat deh perbedaannya!

Filter untuk konsep beauty photo
Filter untuk konsep outdoor photo
Dari kedua contoh di atas kelihatan kan gimana perbedaan filter itu bisa memberi pengaruh banyak pada foto yang diedit. Untuk beauty photo cenderung cerah dengan white tone untuk menonjolkan karakter warna lain. Sementara untuk outdoor photo cenderung lebih tinggi saturasinya untuk menonjolkan kesan segar dari dedaunan dan alam.

Inilah 3 langkah edit foto melalui smartphone yang selama ini banyak membantu pekerjaan saya sebagai content creator untuk blog maupun media sosial. Temen-temen punya andalan untuk editing foto di smartphone? Yuk, share pengalamanmu edit foto di kolom komentar. Saya tunggu ya!


  • Share:

You Might Also Like

23 komentar

  1. aq juga lebih suka edit foto dengan snapseed dibanding dgn vsco, tq sharing ilmunya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mbak Maya, iya kalau misalnya ga ada VSCO aku masih bs idup. Tapi tanpa snapseed? Aduh big no! hehe

      Hapus
  2. wahh snapseed andalan aku banget kalo buat edit foto,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gita, kita sama-sama nggak bisa idup tanpa snapseed kayanya :)

      Hapus
  3. Aku vsco benar-benar ga bisa menjiwai banget dalam mengedit. Jadi andalan adalah snapseed sama picart.

    www.rima-angel.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahh aku malah udah pensiun dari picart dr beberapa tahun lalu. Aku jg baru-baru ini balik ke VSCO dl pernah ada akun tapi nggak kepake karena tone-nya kurang "erny" gitu

      Hapus
  4. Mau coba pake snapseed juga ah. Biasanya aku cuma pake vsco doang utk edit di hp hehe

    www.apaceritatami.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tami, aku juga awalnya pakai snapseed doang hehe. Eh makasih sudah mampir :D

      Hapus
  5. Aku gak pakai snapseed, tapi after light, untuk saturasi, bright, sharp, shadow etc :D banyak juga tone bawaan, melimpah bahkan. Tapi, lebih cenderung ke VSCO memang sih masalah tone. Apa ya, VSCO ini punya signature sendiri ya masalah tone hehehe
    Andalanku juga HB1 :D untuk foto alam, street photography, human interest, vsco juarak bener.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya, after light juga bagus! Banyak temenku yg pakai juga. Iyes, kalau VSCO emang tonenya kayak uda signature gitu yah

      Hapus
  6. Sama, andalanku Snapseed dan VSCO. Dari dulu ga bisa pindah ke lain hati. ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahah, udah kepalang nyaman. Mau gimana lagi ya mbak? Hahaha

      Hapus
  7. Andalanku Snapseed :D
    Nyoba VSCO tapi kok ngerasa gak sreg gitu sama hasil sendiri, padahal hasil orang-orang edit pakai VSCO itu bagus-bagus ya. Hiks :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, awalnya aku juga gitu Minda. Lama-lama bisa menyesuaikan diri hahah.

      Hapus
  8. waw fotonya jadi syantik ya. Kalau ayah senang menggunakan snapseed buat edit edit foto. penting banget emang mengatur objek yang mau difoto ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes bener ayah. hehe makasih uda mampir yah!

      Hapus
  9. aku blm pernah nyoba vsco..
    kalo snapseed pernah.. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku paling sering pakai snapseed, vsco sering pakai tp ga semua foto hehe. Thanks uda mampir!

      Hapus
  10. keduanya pernah cm sering crash di aku ya *kykny mesti ganti hp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha tapi foto2mu udah kece badai lho shan!

      Hapus
  11. Snapseed dan photo editor masih gacoan gw, mau vsco baut main filter tapi kok lupa donlod muluk yak XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha aku sebenernya ga semua foto juga aku filterin bule. eh makasih uda mampir

      Hapus
  12. Aku kadang2 pake snapseed ato vsco juga, emang juara ya editing by phone
    Foto2nya jadi cantik ya,

    BalasHapus