Turi-Turi Coffee: Ngopi di Lereng Merapi

By Erny Kurniawati - 10.23.00


Minggu terakhir di bulan Desember 2017 lalu saya dan temen ngopi saya as always - mbak dindit - kembali menghabiskan waktu ke cafe yang unik di lereng Merapi. Nama cafenya adalah Turi-Turi Coffee.  Uniknya, nama cafe ini di ambil dari nama kecamatan tempatnya berada yaitu, Turi. Lokasinya tepat di sisi embung Kaliaji, Donokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta. Kalau ada yang nanya saya cafe di Jogja apa yang layak banget dikunjungi, I will mention it as answer. Soalnya, cafe ini memiliki pemandangan dan ambience yang bikin pikiran fresh banget. Saya ceritain detil menariknya dan baca sampai akhir ya!

Lanscape Gunung Merapi yang Indah

 


Awalnya saya tahu cafe ini tidak sengaja karena melihat fotonya di explore Instagram. Saya yang waktu itu baru aja balik jalan-jalan sama Mba Dindit pun langsung nunjukin ini dan merealisasikannya ke Turi-Turi Coffee dua minggu kemudian. Niat banget karena kami berangkat pagi-pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Kebetulan bulan Desember tuh Jogja hujan terus setiap sore, jadi kami mengantisipasinya dengan datang ke sini pagi-pagi. 

We are so lucky! Selama perjalanan sekitar 15 km, cuaca sangat bersahabat. Panas tidak terlalu terik dan angin yang sepoi-sepoi. Jadi, perjalanan ini nggak kerasa melelahkan sama sekali. Lokasi cafe ini tidak benar-benar di pinggir jalan utama. Tapi jangan khawatir karena di GPS atau Gmaps sudah tertera jelas rutenya dan tinggal ikutin ajah. Kami pun akhirnya sampai di lokasi cafe ini. Saat kami tiba cuaca sedang cerah-cerahnya sampai Gunung Merapi terlihat gagah berdiri dan dengan cantiknya menjadi landscape embung Kaliaji. 


Buat saya dan mbak Dindit, landscape Gunung Merapi yang indah itu membuat mata kami termanjakan sekali. Makanya, kami sempet-sempetin berhenti di tengah jalan, tepat di sisi yang sempurna untuk mengcapture keindahan Gunung Merapi.

Menu Kopi dan Makanan  

Setelah puas motretin indahnya awan, langit biru, tenangnya air di embung, dan pastinya Gunung Merapi, kami pun melajukan kendaraan ke cafe yang sudah berhari-hari membuat kami penasaran. Sekitar pukul 10.00 kurang sedikit kami tiba. Turi-Turi Coffee sudah ramai sekali. Banyak grup pesepeda yang anggotanya bapak-bapak menghabiskan pagi mereka di sini. Kami kayanya dua orang paling necis yang sampai di sini pagi itu. 

Tanpa berlama-lama, saya dan Mbak Dindit memilih untuk duduk di bangku kayu dan meja batu tepat di sisi embung Kaliaji. Pepohonan di sekitar cafe ini melindungi kami dari matahari yang sinarnya mulai terik. Tenang, hawa dingin pegunungan yang segar dan angin sepoi-sepoi membuat kami tetap merasa dingin walau cuaca sedang panas-panasnya. 


Saya dan Mbak Dindit memesan hot coffee latte, ice thai green tea, dan camilan pisang goreng. Nggak perlu menunggu lama, pesanan kami datang. Lengkap dengan pisang goreng yang masih hangat. Rasanya syahdu banget menikmati camilan dan minuman favorit sambil melihat tenangnya air di hadapan kami. Ikan warna-warni terlihat berenang ke sana kemari. Bunga-bunga liar meliuk-liuk cantik tertiup angin. Kami yang datang cukup kesiangan aja sangat menikmati suasana di sini. Apalagi kalau datangnya lebih pagi. Pasti lebih indah lagi. 

Nggak perlu waktu lama untuk menghabiskan menu di hadapan kami. Karena jam sudah menunjukkan pukul 11.00 lebih, kami pun memilih untuk masuk ke dalam cafe. Kami memilih duduk di teras belakang karena lebih sepi. Mbak Dindit memesan es kopi vietnam. Dari dua menu kopi yang dipesan, saya nyobain semua walau cuma seteguk dua teguk. Dan, semua rasanya enak!

ALL YOU CAN EAT 25K SAJA!

Masih betah ngobrol ngalor ngidul sambil menikmati suasana, kami pun memutuskan untuk memesan all you can eat karena memang sudah masuk jam makan siang. Siang itu pilihan menunya ada ikan pindang dimasak sambal, ada lodeh, ada ayam, telur dan banyak lainnya. Menu camilannya ada pisang godog yang uenak! Terus ada kacang dan ketela yang semuanya digodog atau direbus. All you can eat ini hanya 25K saja dan kita bisa ambil semua menu tersebut + free teh panas. Nah, yang disayangkan sih teh panas ini nggak bisa diganti jadi es teh. Sedih soalnya kalau suasana lagi panas-panasnya tetep pengen minum es sekalipun hawa di sana sebenernya ya seger-seger aja.


Dari ambience-nya, pemandangannya, dan menu-menunya, buat saya Turi-Turi Coffee ini termasuk cafe yang wajib dikunjungi kalau temen-temen dari luar Jogja dan liburan ke sini. Memang lumayan jauh dari kota, tetapi jalannya yang mulus dan mudah ditemukan melalui gmaps akan memudahkan siapapun yang ingin mampir ke sini.


Selain Turi-Turi Coffee, ada beberapa cafe yang pernah saya ulas di blog ini. Klik Food & Place kebanyakan sih tentang tempat makan dan ngopi seputar Jogja. Temen-temen yang pernah ke Jogja, pernah mampir kemana aja? Kalau belum pernah ke Turi-Turi Coffee, next time harus diagendakan kemari! 

  • Share:

You Might Also Like

20 komentar

  1. Menu makan siangnya pas banget ya sama pemandangannya... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaa dan enaaaak haha... Kamu harus ke sini suatu saat nanti. Hihi

      Hapus
  2. Aduhhh pengen kesana jadinya deh

    BalasHapus
  3. tahun ini aku udah list banget mesti ke Jogja sama mas suamiiik wkwk pengen main ksiniii, bagusss :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyiiiik.... Nanti ketemuan ma aqyu doooonk

      Hapus
  4. Asyik bgt ih, view & makanannya

    BalasHapus
  5. aq nggak ngopi tapi disini ada makan siangnya yang sepertinya enak juga buat di cobain,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. enak mbak. kalau aku emang suka banget sama masakan rumah begini hehe.

      Hapus
  6. Kalau dari rumahku kayaknya nggak begitu jauh yaa haha kapan2 mau deh kesana.
    Tapi rame gak ya kalo weekend? HAHAHA
    btw, murce juga ya 25rb all you can eat

    www.deniathly.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rame nia... tp bukan yang rame parah gitu sih. kalo pagi2 rame bapak2 yg pada touring sepedaan hehe

      Hapus
  7. Kalau cuaca cerah, Gunung Merapi terlihat jelas ya. Plus harganya terjangkau banget, ngga bakal nemu all you can eat 25 ribu di Jakarta.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyamurah meriah banget emang. Kalau di Jogja kota juga ga bakal nemu sih. dan ini enak banget untuk lidah kampungku :)

      Hapus
  8. Beneran syahdu kayaknya menikmati kopi dengan view seperti itu.

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  10. tempatnya kece banget kak, jadi pengen otw.. :)

    BalasHapus
  11. Wahhh makanannya kelihatannya enak ya, jadi mengingatkan aku waktu ngekost makanan warteg enak murah ^0^

    BalasHapus