Lush Mask of Magnaminty on My Skin

By Erny Kurniawati - 01.46.00


Setiap produk skincare selalu punya efek yang berbeda pada kulit. Begitu pun saat saya mencoba LUSH Mask of Magnaminty beberapa minggu yang lalu.  Pecinta skincare pasti nggak asing dengan brand asal Inggris, LUSH. Saya sendiri sudah sering membaca review produk-produk LUSH. Tapi, yang paling membekas itu LUSH Mask of Magnaminty. Sepertinya masker yang satu ini hits banget sampai-sampai review-nya seliweran di timeline saya. Banyak review yang mengunggul-unggulkan masker ini, tapi gimana pengalaman saya dengan LUSH Mask of Magnaminty? Tulisan ini bakal menjawabnya!

Sebelum mereview-nya, saya mau share terlebih dulu komposisi dari produk masker ini. Kurang lebih, berikut ini daftar komposisi LUSH Mask of Magnaminty yang saya lansir dari Beauty Journal.

Ingredients:
Bentonite Gel, Kaolin, Honey, Tale, Ground Aduki Beans (Phaseolus Angularis), Glycerine, Evening Primrise Seeds (Oenothera Biennis), Peppermint Oil (Mentha piperita), African Marigold Oil (Tagetes Erecta), Vanilla Absolute (Vanilla planifolia), *limonene, Perfume, Chlorophyllin (Cl 75810), Methylparaben.

Dengan komposisi tersebut, masker ini diklaim bisa mengatasi jerawat dan kulit yang sedang outbreak.  Kandungannya pun berdasarkan skincarisma juga terbilang aman untuk kulit jerawat hingga kulit kering. Jadi, claimnya memang menarik dan bikin saya semakin penasaran untuk nyobain. Beruntungnya, saya dapet masker ini gratis gara-gara menangin giveaway yang diadakan oleh Ayurifa beberapa waktu lalu. 


My Own Review


Saya sendiri sudah memakai masker ini selama beberapa minggu. Biasanya saya memakainya seminggu dua hingga tiga kali. Masker ini memiliki aroma yang mengingatkan saya pada es krim cokelat mint. Wanginya enak dan saat dibuka kemasannya saya jadi ingat es krim pot yang biasa ada di berbagai minimarket! Manis. 

Sementara teksturnya, LUSH Mask of Magnaminty ini cukup liat dengan scrub yang menurut saya tidak hars di kulit. Tapi sebenarnya, tekstur seperti ini cukup menyulitkan saya untuk mengaplikasikannya dengan rata di kulit wajah. Untuk waktu keringnya pun cukup lama. Untuk pemakaiannya disarankan selama 5 - 10 menit lalu dibilas. Tetapi karena lama kering, saya bisa memakainya sampai 20 menit. 


Sensasi pertama kali yang saya rasakan ketika mencoba LUSH Mask of Magnaminty, beberapa bagian kulit wajah terasa clekit-clekit. Cuma selang beberapa menit rasa tersebut hilang. Kemudian setelah beberapa kali memakainya, saya justru nggak lagi merasa clekit-clekit di kulit. Selain sensasi itu, kandungan mint dalam masker ini juga memberi rasa dingin sesaat setelah diaplikasikan. Saya suka sekali dengan sensasi rasa dingin ini karena membuat kulit wajah terasa segar!

Setelah didiamkan beberapa menit dan dibilas, sensasi berikutnya yang saya rasakan adalah kulit menjadi lembut, kenyal, dan minyak berlebih berkurang. Beberapa teman saya mengaku kalau setelah memakai masker ini kulit jadi lebih kering, beruntungnya hal itu nggak terjadi di kulit saya.

Over all, LUSH Mask of Magnaminty ini memang tidak memicu reaksi negatif pada kulit saya. Tetapi, saya nggak begitu merasakan manfaatnya yang wow di kulit. Beberapa temanku seperti Ayurifa, Maria, dan Kak Rizka bilang kalau efek masker ini bagus. Sadly, buat saya terasa biasa saja. Kebetulan saya pernah memakai masker ini saat kulit sedikit bermasalah dengan jerawat. Setelah memakainya saya nggak merasakan efek seperti jerawat jadi lebih kalem dan sebagainya.

Efek bagus yang saya rasakan baru sekadar melembutkan kulit, menyegarkan, dan mengurangi minyak. Selebihnya saya menilai untuk masker seharag 200 ribuan, LUSH Mask of Magnaminty ini terkesan biasa saja. So, I give 7/10 untuk nilai masker ini. 

Saya yakin temen-temen yang baca tulisan saya ini juga sudah banyak yang nyobain LUSH Mask of  Magnaminty. Mungkin kamu punya pengalaman atau testi yang berbeda. So, kindly share to me on comment section! See you!
 

 

 

  • Share:

You Might Also Like

6 komentar

  1. beb, lebih ena yang ini atau yang the bath box?

    BalasHapus
  2. Beb belom pernah coba the bath box nih huhu...

    BalasHapus
  3. Jujur penasaran banget mo nyobain masker dari luar tapi suka gak kuki sama harganya hehehehe...

    coolatmoshpeer.blogspot.com

    BalasHapus
  4. Yang aku sebel itu, masa berlakunya singkat banget, cuma 3 bulanan setelah diproduksi. Justru aku ngga nyium wangi mint, lebih ke wangi azuki/kacang merahnya.

    BalasHapus
  5. Wah, di Erny biasa aja ya, padahal aku berharap banget direview bagus juga kayak yg lain-lainnya. Wkwkwkwk Balik lagi ke kulit masing-masing ya, aku kepo banget sih sama masker ini tapi masih maju mundur buat cobain. Hihi

    BalasHapus
  6. Aku juga baca banyak review bagus - bagus tentang masker ini. Kulit orang memang berbeda-beda yaa jadi bisa beda juga hasilnya di kita. Aku dari dulu mau beli ini masih maju mundur. #kbbvmember

    BalasHapus