Merawat Vagina Dengan Dua Langkah (Review Lactacyd & Lacoco Cos-Vie)

By Erny Kurniawati - 22.53.00


Merawat vagina ini sebenarnya kewajiban setiap perempuan. Nggak peduli sudah menikah atau belum. Ibaratnya, muka aja dirawat dengan beragam produk. Masa vagina cuma dicebokin pakai air aja? 

Seiring berjalannya waktu, saya yang sebelum menikah sudah rajin merawat vagina dengan menjaga kadar kelembaban dan juga menggunakan sabun khusus sesekali, kini merasa merawat dengan cara tersebut sepertinya kurang. Sebenarnya, saya baru sadar kalau merawat vagina dengan cara tersebut kurang sejak bulan lalu mengalami masalah  kulit super kering di area selangkangan dan area pantat yang biasanya terkena ujung pembalut. Duh rasanya nggak nyaman dan bikin kadar percaya diri menurun! Kebetulan di waktu yang bersamaan saya ada agenda ke Jakarta dan rupanya panas serta lembabnya udara Jakarta memperparah kondisi sekitar vagina tersebut. Capek dan hawa panas membuatnya jadi lembab dan memicu keputihan. Saya yang waktu itu kehabisan feminine wash Betadine akhirnya mencoba sabun khusus vagina lainnya dari Lactacyd karena merk Betadine kosong di apotek terdekat. 


LACTACYD FEMININE HYGIENE

 


Bagi saya memilih sabun khusus vagina itu nggak mudah. Saya alergi dengan kandungan parfum di produk sabun vagina tertentu. Jadi cukup gambling saat membeli Lactacyd Feminine Hygiene ini. Setelah mencoba menggunakannya beberapa kali, saya cukup senang karena sabun yang mengandung lactic acid, lactoserum, dan milk extract ini ternyata tidak memicu reaksi negatif. Justru efek gatal karena panasnya udara Jakarta sudah teratasi. Otomatis bau tak sedap dan keputihan pun tidak datang lagi. Saya sehappy itu! 

Lactacyd Feminine Hygiene ini sekarang jadi andalan saya sehari-hari. Walaupun ada yang bilang sabun khusus vagina nggak bagus dipakai setiap hari, tetapi Lactacyd mengklaim produknya baik digunakan maksimal 2 kali sehari. Kalau saya sendiri memakainya sehari sekali atau dua hari sekali. Intinya, setiap saya merasa perlu memakai sabun khusus vagina ini, saya akan memakainya. 

Saya memang nggak menggunakannya sesuai yang disarankan pada kemasan box Lactacyd Feminine Hygiene ini. Alasannya karena saya merasa paling tahu dengan kondisi vagina sendiri sehingga saya merasa bisa mendeteksi kapan perlu dibersihkan dengan sabun dan kapan air cebokan aja udah cukup. Kecuali saat menstruasi saya menggunakannya hampir dua kali sehari setiap harinya. 


LACOCO COS-VIE



Seperti saya bilang, sebulan lalu saya mencoba Lactacyd dan cocok untuk membantu menjaga vagina tetap bersih, tidak bau, tidak gatal, dan mencegah keputihan. Tapi, saya merasa Lactacyd ini nggak bisa membantu saya mengatasi kulit kering di area selangkangan dan pantat yang disebabkan oleh bekas gesekan kulit dan pinggiran pembalut. Plus, tubuh saya nggak langsing sehingga bagian tersebut cenderung lebih lembab yang membuat kondisi kulitnya mudah iritasi. 

Waktu itu saya sudah pusing karena kulit kering tersebut nggak kunjung berangsur membaik. Selain gatal karena kondisi kulit yang kering, saya juga merasa bagian tersebut jadi kasar. Nggak suka banget dan mempengaruhi mood saya! 

Di tengah kebingungan tentang cara mengatasi masalah kulit di area selangkangan tersebut, saya inget kalau masih menyimpang produk Lacoco Cos-Vie yang merupakan essence khusus area vagina. Saya yang awalnya meragukan produk tersebut, mencoba konsisten memakainya setiap sehabis mandi. Cara pakainya seperti essence pada wajah. Aplikasikan produk bertekstur gel dan bening tersebut di kulit selangkangan serta pantat. 

Setelah penggunaan sekitar seminggu, saya yang awalnya meragukan produk Lacoco Cos-Vie mulai takjub karena kulit kering di selangkangan tersebut sudah berubah jadi halus dan tidak lagi kasar. Saya pun melanjutkan pemakaian sampai saat ini, kecuali saat datang bulan. Sejauh ini, produk Lacoco Cos-Vie sangat rekomended menurut saya.

Ngomong-ngomong soal kandungan pada Lacoco Cos-Vie, produk ini mengandung Lactic Acid sebagai ingredients utamanya. Manfaat kandungan tersebut antara lain untuk menjaga keseimbangan pH di daerah kewanitaan. Lacoco Cos-Vie ini juga mengandung antiseptik yang berasal dari ekstrak manjakani. Buah manjakani sendiri sudah terkenal bagus untuk menjaga kesehatan vagina agar terhindar dari keputihan, mencegah gatal, dan mengencangkan dinding otot vagina. Selain karena cocok selama memakainya, saya juga menyebut Lacoco Cos-Vie ini recommended karena kandungan di dalamnya. Apalagi selain kandungan yang sudah saya sebutkan itu, produk ini masih memiliki komposisi pendukung seperti babassu oil yang berfungsi sebagai antifungi sehingga menjaga area vagina dari jamur tak sehat. Adapula kandungan ekstrak bunga sakura yang berfungsi mencerahkan kulit dan aloe vera yang bermanfaat menenangkan kulit serta menstimulasi produksi kolagen di area vagina sehingga kulit terjaga kekencangannya. 


Sepertinya kandungan-kandungan tersebut yang membuat kulit selangkangan hingga bagian pantat saya menjadi kembali lembab, tidak kering dan kasar seperti ganti kulit. Plus, saya pun merasa area selangkangan jadi lebih cerah. Senang sekali soalnya produk Lacoco Cos-Vie ini bisa mengembalikan kondisi kulit sekitar vagina menjadi lebih sehat serta menjaga area sensitif itu tetap sehat. Pastinya produk Lacoco Cos-Vie ini juga dibutuhin oleh banyak perempuan, makanya saya nggak enggan berbagi reviewnya di sini.


TENTANG MERAWAT VAGINA DENGAN DUA LANGKAH

 


Jadi dua produk tadi merupakan produk yang saya gunakan untuk merawat vagina dengan dua langkah. Mungkin ada di antara kamu yang merasa cukup merawatnya dengan menggunakan sabun khusus saja. Berbeda dengan saya yang merasa lebih sehat area vaginanya sejak menjalankan dua langkah perawatan tersebut. Rasanya double proteksi.

Ibaratnya, Lactacyd itu cleanser-nya dan Lacoco Cos-Vie menjadi moisturizer yang membantu saya menjaga vagina tetap bersih, lembut, lembab, dan sehat. Nah, kalau kondisi kulit sekitar vagina sehat-sehat saja, kamu tetap bisa memakai Lacoco Cos-Vie sehari sekali atau dua hari sekali. Overall, kedua produk yang saya pakai itu pasti bakalan saya beli lagi. Kesehatan vagina itu penting banget lho! Jadi saya nggak mau investasi di skin care untuk muka saja. Tapi saya juga ingin berinvestasi merawat bagian vital tersebut. 

Nah, saya yakin temen-temen yang baca postingan ini juga punya cara tersendiri untuk merawat vagina. Yuk ah share caramu menjaga kesehatan vagina di kolom komentar! Saya tunggu yah!

  • Share:

You Might Also Like

8 komentar

  1. Yg lactacyd sering lihat sih, dan aku sempet pakai dulu.. Tp yg lacoco ini baru tau. Hrgnya berapaan mba? Jd pengen cari sih :) . Perawatan vagina buatku sih juga penting bangett. Apalagi sudah menikah, supaya ttp PD depan suami :)

    BalasHapus
  2. Seumur2 aku belum pernah beli produk buat perawatan miss V gini loh say hahah, waktu itu pernah dpt dr event aja aku kasih ke orang malah, hahaha. Sebelum merit harus mulai merawat miss V kali ya hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah, menurutku penting sih merawat area situ haha. nggak usah terlalu hirauin kata orang yg ga boleh ini itu, asalkan kita rajin research jadi insha Alloh aman kan. apalagi mau nikah. aku harus banget pake sabun itu mbak, apalagi kalo abis "gitu". haha

      Hapus
  3. aku suka banget nih cosvie, tapi punyaku diminta sama mamaku hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beli lagi... akutuh ga bisa ga pake. kemarin abis mens aku blm pake lagi, e kulit bagian pantat kasar krn iritasi pembalut. langsung sembuh pake cosvie

      Hapus
  4. Baru tahu ada essence untuk area kewanitaan, Lacoco Cos-vie. Sepertinya menarik, apalagi produknya cocok sama kamu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak WIna, kamu harus coba. Ini emang bagus lho hihi

      Hapus
  5. Sejauh ini aku baru coba dua merek perawatan vagina Er, Lactacyd dan Betadine karena bagian miss v ku suka mudah iritasi. Aku jadi takut-takut gitu kalau mau coba yang lain, dua produk itu aja kayanya awet banget sangking aku jarang-jarang pakai :p

    BalasHapus