Sabtu Sore di Boerdjo Rakyat

By Erny Kurniawati - 00.26.00


Boerdjo Rakyat Jogja

Bener kata orang-orang, saat udah berkeluarga weekend itu rasanya pengen di rumah aja. Makanya sudah beberapa bulan ini nggak keluar ke Jogja kalau weekend. Baru Sabtu, 17 November kemarin saya ngajakin suami ke Jogja lagi saat weekend. Alasannya, pengen nyobain tempat makan baru di daerah Seturan, namanya Boerdjo Rakyat. 

Boerdjo Rakyat ini sebenernya sudah menarik perhatian saya sejak awal tahun ini. Tapi, baru benar-benar pengen nyobain menu tempat makan ini pas lihat Instagramnya dan tahu aneka menu yang ditawarkan. Menu makan dan minumnya cukup variatif dengan harga terjangkau. Hitung-hitung cuti dulu #ErnyMasak nya terus makan di luar pas weekend kan? Kemarin saya dan Dhimas nyobain menu spaghetti carbonara, spaghetti bolognese, red velvet, dan a field of gold. Kira-kira approved nggak menurut lidah saya? 

Menu Makanan dan Minuman


First thing first, sebagus apapun tempat makan tersebut, sefotogenic apa interior atau eksteriornya, saya tetep menilai makanannya dulu baru hal-hal pendukung lainnya. Kemarin saat nyobain menu-menu di Boerdjo Rakyat, saya berusaha untuk nggak berekspektasi tinggi. Apalagi dengan harga yang murah meriah untuk ukuran makanan cafe.


Surprisingly, menu spaghetti yang harganya hanya 25 ribuan punya rasa yang enak. Enak versi saya tuh mending makan di sana ketimbang saya bikin sendiri! Iya, serius. Pasta di Boerdjo Rakyat ini rekomended. Terutama untuk spaghetti blognesenya. Bumbu bolognese-nya terasa racikan sendiri, bukan bumbu instan. Daging gilingnya juga melimpah dan rasanya nggak terlalu asam seperti kebanyakan saos bolognese yang pernah saya coba. Sedangkan untuk spaghetti carbonara, rasa susunya lebih dominan dibanding rasa kejunya. Buat lidah saya, rasa spaghetti carbonaranya enak karena nggak keasinan dan nggak bikin eneg. Tapi untuk pecinta keju, mungkin bisa pesen kepada waitress agar rasa kejunya dibuat lebih dominan. Untuk saya, spaghetti bolognese berhak dapet nilai 9/10 dan spaghetti carbonaranya 7/10. Nilai itu sesuai dengan preferensi lidah saya yang pada dasarnya memang lebih suka saos bolognese dibandingkan carbonara. 

Selain makanan utama, saya dan Dhimas nyobain minuman yang berbeda yaitu, red velvet dan a field of gold. Kebetulan banget kemarin pas makan di Boerdjo Rakyat saya ketemu sama mbak Tasniem Rais, pemilik tempat makan ini. Jadi, mbak Tasniem cerita kalau minuman yang kami pesan sore itu merupakan signature menu mereka terutama, a field of gold. Minuman ini unik karena hasil campuran dari ekstrak kunyit, kayu manis, dan coconut milk. Plus, ada secret ingredients yang membuat minuman unik tersebut enak di lidah. Mbak Tasniem juga menambahkan kalau menu minuman tersebut lebih disarankan untuk disajikan dalam kondisi hangat. Makanya, kami nggak memesannya dalam versi ice. Sementara untuk red velvetnya menurutku juga lidah Erny approved. Maksudnya, manis dan kentalnya pas. FYI, saya dan dhimas adalah orang yang nggak suka minuman manis-manis. Kami lebih memilih kopi, teh, atau cokelat tanpa gula kalau diminta pesen. Tapi, sore kemarin kami memilih menu baru dan dua-duanya nggak terlalu manis, rasa red velvet maupun kunyit dalam a field of gold nggak tertutup sama rasa susu serta rasa manis. So, menurut kami enak banget. Bahkan kami sampai membahas dua minuman tersebut sepanjang perjalanan pulang! 

menu Boerdjo Rakyat

Penting dicatat juga, menu makanan dan minuman di Boerdjo Rakyat itu terjangkau banget. Harga minumannya mulai Rp. 7.000,- dan menu makanannya mulai Rp. 15.000,-. Oiya, kemarin kami juga pesen satu menu camilan yaitu, tahu bakso sambel kecap. Duh, rasanya enak dan satu porsi cukup ngenyangin! Cocok lah kalau temen-temen mau ke sini, pengen ngemil tapi males makan berat. 

Sudah nggak aneh lagi kalau kita juga mempertimbang venue saat memilih cafe atau tempat makan. Nah, gimana sih Boerdjo Rakyat? Instagenic, nyaman, adem, bersih atau tidak? Jangan lelah dulu baca tulisan ini, yuk kita bahas! 

Interior dan Eksterior Boerdjo Rakyat 


Nama boleh boerdjo atau identik dengan kepanjangan dari julukan warung bubur kacang ijo, tapi soal kenyamanan sepertinya Mbak Tasniem ini memperhatikannya secara detil banget!

Kalau berdasarkan pengamatan saya, Boerdjo Rakyat ini membagi ruang untuk pelanggannya jadi outdoor dan indoor. Khusus outdoor hanya berada di bagian depan dari cafe ini. Tempatnya nggak terlalu lebar dan langsung menghadap jalan raya, tetapi cukuplah untuk 20-an orang dan cozy. Nuansa monokrom mendominasi dari temboknya dan pemilihan tegel kunci untuk mejanya. Ada aksen bata ekspos dan kaca besar yang membuat kita terlihat dari dalam. 

Boerdjo Rakyat Nyaman -ernykurnia

Terus untuk interiornya, nuansa kayu yang terlihat paling menonjol. Oiya, di bagian pojok dalam ada space khusus yang berisi rak buku dengan puluhan judul novel. Wah, ini sih nyaman banget untuk dijadiin tempat me time, terutama untuk temen-temen yang pengen baca buku sambil nikmatin menu-menu Boerdjo Rakyat. Saya jadi berandai-andai bisa sering-sering ke sana karena pengen ngelarin baca novel. Haha

Di bagian dalam Boerdjo Rakyat, saya juga terpukau dengan penataan toiletnya. Jujur, banyak di antara kita yang males ke cafe karena males dengan toiletnya yang nggak terawat. Beda banget dengan toilet cafe di kawasan seturan ini. Keramik putik mendominasi toilet tersebut dengan dekorasi di sisi wastafelnya. Masuk ke dalam toilet, suasananya bener-bener bersih bahkan ada walldecornya yang cantik! Wah, nggak tahan buat nggak foto di kaca besar di atas wastafel toilet Boerdjo Rakyat. 

toilet Boerdjo Rakyat Bersih - ernykurnia

Interior dan eksterior yang terkonsep ini memang menjadi daya tarik tambahan. Untuk orang yang suka foto-foto di cafe dan cari inspirasi mendekor rumah, rasanya Boerdjo Rakyat memang layak dimasukkan ke dalam list cafe instagenic di Jogja. 


Fasilitas Tambahan yang Lengkap


Makanan enak, interior dan eksterior cafe yang menarik, dan Boerdjo Rakyat ini punya fasilitas tambahan yang lengkap. Pertama, ruang parkir yang luas. Kata ownernya, banyak yang ngira kalau parkiran Boerdjo Rakyat itu sempit, padahal tempat parkirnya luas banget seluas depan TK Budi Mulia Dua. Nah, kamu yang tinggal di Jogja pasti tahu seluar apa! Terus, Boerdjo Rakyat juga menyediakan mushola yang lega. Buat saya ini penting banget biar tetap tenang dateng jam berapapun ke cafe ini. 

Selain itu, akses wifi dan ruangan yang dingin juga menjadi fasilitas lain yang membuat saya nyaman berlama-lama di sini. Colokan pun ada di mana-mana seolah cafe ini emang mau menjawab kebutuhan mahasiswa Jogja hingga pekerja creative atau freelancer yang suka bosen kerja di rumah atau di kantor. Yah, sama seperti saya yang suka mencari suasana lain untuk bekerja. 


Kayanya banyak banget ya hal-hal yang bikin menarik cafe ini. Mungkin poin kurangnya ada di menu-menu kopinya. Sadly, kemarin saya nggak sempat pesen menu kopi mereka. Tapi dari buku menunya, menu kopi yang ditawarkan memang tidak terlalu banyak. Terus menu kopi susu on the go yang biasanya menarik untuk saya pun nggak tersedia. Hopefully, Boerdjo Rakyat bikin menu coffee based lebih lengkap lagi! 

But over all, kalau temen-temen sedang berkunjung ke Jogja, coba mampir ke Boerdjo Rakyat deh! Seriously, tempat makan di daerah Seturan yang berada di bagian utara Jogja ini rekomended. Tenang, harga murahnya nggak mengurangi rasa enak dari menu yang ditawarkan. Plus, menu-menu makanannya banyak yang tanpa micin. Sehat dan child friendly! Terakhir, tempat ini juga oke kalau mau dijadikan venue kumpul bareng temen. Seperti saya Sabtu lalu. Selain sama Dhimas, saya juga ketemu temen-temen di sana. 

Boerdjo Rakyat Jogja

Boerdjo Rakyat

Open Tuesday to Sunday: 06.30 - 22.00 WIB
Address: Jl. Seturan Raya No.15, Kledokan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281





  • Share:

You Might Also Like

9 komentar

  1. boerdjo-nya kok cozy banget yah,,, nggak heran jogja selalu ngangenin, karena selalu ada tempat baru yang bikin kita pengen dateng

    BalasHapus
  2. Waah.. bisa jadi referensi baru nih kalau lagi liburan ke jogja. thanks infonya <3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, apalagi bukanya dari setengh 7 pagi lho!

      Hapus
  3. Serius ini spaghety cuma 25rb? mantul banget. Bukanya pagi banget ya, bisa breakfast disana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener, emang open for breakfast hihi. Menu breakfast juga ada :)

      Hapus
  4. Aku mesti banget nih nyimpen tulisan ini biar gak lupa mampir kalau lagi liburan ke Jogja. Tahu baksonya bikin ngiler banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan lupa simpen dan mampir. murah meriah haha

      Hapus
  5. Emang enak ya malmingan sama suami eh maksudnya enak malmingan di kafe unik kayak ginii, haha

    BalasHapus