Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask

By erny's journal - 00.56.00


Walaupun saya rajin mengeksfoliasi kulit dengan chemical exfoliator, tapi setidaknya seminggu sekali tetap merasa perlu pakai physical exfoliator seperti masker gitu. Dari akhir tahun lalu, saya sebenarnya punya masker andalan yang cukup sering dipakai. Tapi karena sering dipakai, saya malah lupa untuk share ke temen-temen semua tentang masker ini. Jadi masker yang saya maksud itu tidak lain adalah Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask.

Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask ini mud mask lokal pertama yang saya coba. Hadir dengan tube warna cokelat tua, awalnya bikin orang-orang nggak mengira kalau ini masker mud dari brand lokal. Apalagi brand Lacoco sendiri baru setahun lahir melengkapi list skincare asli dalam negeri.

Pada dasarnya saya memang gampang tertarik dengan mud mask. Apalagi dulu pernah punya kulit berminyak, jadilah mud mask itu sahabat buat membersihkan kulit lebih maksimal plus mengontrol produksi minyak pada kulit. Hingga akhirnya kulit saya berubah menjadi lebih kering, eh masker ini masih tetap nyaman dipakai dan bisa saya andalkan.



Back to Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask, masker mud ini dibuat dari lumpur jeju yang disertai dengan scrub halus dari buah apricot. Ingredients itu bikin masker ini punya dua fungsi sekaligus yaitu, sebagai masker sekaligus scrub. Jadi, bisa meringkas tahap eksfoliasi kulit mingguanku. Plus, kandungan lainnya yang nggak kalah menarik adalah arang bambu. Kandungan yang satu ini fungsinya untuk menyerap kotoran hingga pori-pori sehingga membantu kita untuk membersihkan komedo bahkan mengatasi bakal jerawat juga.

Saya mencermati lebih lagi terkait ingredients Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask ini. Sampai saya paham kenapa sih masker ini nggak bikin kulit saya makin kering padahal ada kandungan mud-nya. Jawabannya karena ada kandungan ekstrak kaktus dan juga teh hijau. Kaktus dan teh hijau punya manfaat bagus untuk kulit yaitu, menjaga kelembapannya. Khusus teh hijau, dia juga berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang bisa memicu beragam masalah kulit, termasuk munculnya tanda penuaan dini!

Udah panjang lebar bahas soal produknya, sekarang saya mau cerita tentang alasan saya seneng maskeran dengan Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask ini: 

1. No Rubbing Alcohol, No Paraben


Kulit saya itu bukan tipe yang sensitif banget gitu. Tapi bukan berarti kalau pakai skincare saya nggak cek-cek lebih dalam ingredients-nya. Saya tetep cek-in dan mencermati betul-betul. Nah, saya sendiri punya dua list ingredients yang biasanya dihindari. Pertama, rubbing alcohol dan kedua parfum. Nah, Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask ini nggak mengandung rubbing alcohol. Terus, aromanya juga nggak strong. Sejak awal nyobain nggak ada poin yang bikin saya pengen cepet-cepet cuci muka karena ya nyaman-nyaman aja. Oiya, masker ini juga nggak mengandung paraben. Keren kan! 

2. Teksturnya yang cepat kering


Salah satu yang bikin saya suka males pakai mud mask adalah lamanya waktu untuk kering. Wah, saya tuh nggak bisa lama-lama nggak pakai kacamata. Makanya kalau maskeran pengennya cepet-cepet. Dan keinginan saya terjawab lewat mud mask lokal ini. Bila kulitmu jenisnya kering kombinasi, sebaiknya segera bersihkan saat kondisi masker di kulit sudah 1/2 kering. Nah, waktu yang dibutuhkan untuk menunggu masker jadi setengah kering hanya sekitar 10 menitan aja, cepet kan? 

3. Mengatasi bakal jerawat dan komedo


Yang saya notice dari pemakaian masker ini, efeknya untuk mengatasi bakal jerawat cukup bagus. Biasanya jerawat jadi nggak meradang kalau menggunakan Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask ini. Di kulit saya, masker ini juga ngebantu mengerluarkan komedo. Jadi setelah pakai masker ini saya tinggal bersihin komedo dengan alat khusus atau untuk area hidung tinggal dipakaiin masker khusus komedo yang tipe peel off gitu. Dijamin komedo yang terangkat jadi lebih banyak. Puas banget lihatnya. 

4. Bikin kalem kulit


Bagi kamu yang sudah nyobain masker ini pasti setuju kalau Lacoco Amazonian Charcoal Glow Mask itu unik karena ngasih sensasi semriwing saat dipakai. Sensasi semriwing ini masih bertahan walaupun setelah cuci muka. That's why saya suka membawa masker ini untuk liburan, terutama kalau banyak aktivitas outdoor. Soalnya, sensasi setelah memakai masker ini membuat kulit saya jadi kalem. 



Empat poin tersebut memang poin utama yang bikin saya mantep untuk share tentang masker ini ke temen-temen semua. Ini lho, ada masker dari brand lokal yang worth to try. Cara pakainya juga mudah yaitu, bersihkan kulit wajah dengan first cleanser andalanmu dan aplikasikan masker ini tipis-tipis di kulit wajah yang sudah bersih. Tunggu sekitar 10-20 menit, lalu bersihkan dengan air hangat suam-suam kuku dan bilas pakai air dingin. Habis itu, tinggal lanjutin step skincare berikutnya.  


Walaupun harga satu tube-nya dua ratus ribuan, tapi harganya nggak mengkhianati manfaatnya. Jadi, saya nggak ragu deh berbagi reviewnya di sini sama kalian semua! Kalau kamu udah nyobain, please sharing pendapatmu di kolom komentar ya!





  • Share:

You Might Also Like

6 komentar

  1. ah seneng nih kalo ada masker yang cepet kering, biasanya aq mantengin kipas angin deketin ke muka biar cepet kering atau kipas2 deh, risih gitu nungguin keringnya kalo lama, hehe

    BalasHapus
  2. baca reviewnya jadi penasaran banget mba :) Jadi harganya berapa? atau aku kelewatan bacanya :)

    BalasHapus
  3. Aku pernah coba produk mengandung Charcoal.ternyata ngak cocok. Ini kyknya lebih bagus kandungannya krn lebih natural.

    BalasHapus
  4. Harganya lacoco ini emang terbilang diatas rata2 skincare lokal lainnya, tp emang bener nggak menghianati manfaatnya ya beb, aku juga suka bgt produk2nya lacoco, jadi pengen coba maskernya juga.

    BalasHapus
  5. Sekilas packaging-nya mirip dengan JUARA, sama-sama berwarna coklat. Aku juga masih rutin scrubbing pakai produk St Ives, lebih maksimal aja exfoliate-nya.

    BalasHapus
  6. Aku baru tau kalo lacoco yg ini punya kandungan kaktus + teh hijau juga. Jadi g usah pakai masker terpisah ya.

    BalasHapus