Body Care untuk Merawat Kulit Selama Hamil

By erny's journal - 10.00.00

 

Ada banyak hal yang ingin saya ceritakan dari journey selama kehamilan anak pertama ini. Mulai dari Pregnancy Story yang sudah saya tulis sebelumnya, perawatan kulit wajah, sampai body care! Kali ini saya ingin cerita tentang body care untuk merawat kulit selama hamil. Nggak semuanya cocok dan saya pakai sampai habis. Tapi, dari sharing saya kali ini harapannya bisa memberikan sudut pandang lain kepada preggomama lainnya yang nggak sengaja mampir di tulisan ini. 

Sejak awal hamil, saya langsung rajin menggunakan body care yang fokus melembapkan kulit. Selama kurang lebih delapan bulan terakhir, saya sudah nyobain beberapa produk berikut ini. Yuk, simak bareng-bareng review singkat saya tentang semua body care untuk merawat kulit selama hamil. 

1. Bio Oil 

Top of mind body oil untuk ibu hamil di kepalaku adalah Bio Oil. Oleh karena itu, begitu tahu hasil test pack positif, saya langsung beli body oil ini. Saya menggunakannya secara rutin untuk merawat kulit di area perut, pantat, payudara, pangkal paha dan ketiak. Kenapa saya fokus di daerah tersebut? Karena katanya area tersebut paling rawan muncul stretchmarks. Walaupun saat itu saya nggak tahu apakah perawatan kulit dengan body oil ini akan efektif atau tidak, tapi setidaknya saya sudah mencobanya sehingga nggak nyesel juga di kemudian hari dan kalau tetap timbul stretchmarks ya sudah nggak masalah. Saya akan menganggapnya sebagai tanda cinta pada anak dan suami hehe. 

Pertama kali saya membeli Bio Oil yang ukurannya 60 ml. Dengan pemakaian rutin, body oil ini awet hingga sekitar 2 bulan. Selama menggunakannya saya suka karena dari aromanya nggak menyengat, efek lembapnya nyata, dan harganya relatif terjangkau. Biasanya saya mengoleskan Bio Oil ke area tubuh yang tadi saya sebutkan sesaat setelah mandi saat kulit masih setengah basah. Kenapa nggak nunggu sampai kulit kering? Alasannya biar body oil ini meresap lebih maksimal di kulit dan nggak nimbulin efek greasy yang nggak nyaman. Personally saya memang merasa lebih nyaman kalau pemakaian body oil itu tidak dalam kondisi kulit kering. 

Setelah menghabiskan satu botol, saya pun sempat nyobain stretchmarks cream dari brand lain yang bentuknya lotion. Tapi nggak sampai habis, saya kembali menggunakan Bio Oil ini. Lalu apakah efektif mencegah stretchmarks? 

Baca juga: Produk-Produk Skincare Andalanku Selama Hamil

Hmm... pada kulitku sih nggak efektif! Hehe. Sepertinya saya emang punya bawaan genetik terkait stretchmarks ini. Jadi kulit di perut saya tetap muncul stretchmarks yang cukup banyak. Namun, daerah lain seperti payudara nggak ada stretchmarks sama sekali. Justru area balik lutut saya ada varisesnya. Namanya juga hamil ya, saya sih nggak masalah dan sampai sekarang tetap rutin pakai Bio Oil. Alasannya karena saya pakaiin dengan rajin aja tetap ada stretchmarks. Apalagi nggak kan? Plus, kalau nggak pakai body oil yang melembapkan, kulit saya langsung gatal luar biasa karena kering kondisinya. 

 

2. Mama's Choice Stretch Mark Cream 

Tergoda untuk nyobain cream yang diklaim mampu menghilangkan stretchmarks ini karena dirilis oleh brand yang memang segmented untuk ibu hamil. Saya hanya menggunakannya selama kurang lebih sebulan karena merasa efek melembapkannya sangat kurang. Mama's Choice Stretch Mark Cream ini punya tekstur seperti lotion. Saya tadinya rutin menggunakannya di area tubuh yang juga rawan muncul stretchmarks. Dari segi ingredients menurut saya nggak ada masalah. Hanya saja saya agak terganggu dengan aromanya yang seperti lotion ketek. 

Selain itu, teksturnya yang creamy seperti lotion ini ternyata kurang efektif melembapkan kulit saya. Akibatnya saya tetap merasa beberapa bagian tubuh yang melar kulitnya karena hamil ini tetap terasa kering dan gatal. Salah satunya area payudara yang terasa gatal dan kering banget. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk nggak menggunakan produk ini sampai habis dan beralih ke Bio Oil seperti semula. 

3. The Body Shop Body Yogurt


 

Bukan cuma area perut, pantat, payudara, dan sekitar ketek aja yang terasa kering. Namun, hampir sekujur tubuh berubah jadi lebih kering kulitnya dibanding sebelumnya. Awalnya saya masih memanfaatkan stok lotion yang ada di rumah. Namun, kok rasanya kurang melembapkan dan terasa thick di kulit ya. Apalagi semakin tua usia kandungan saya, semakin saya merasa gampang kegerahan. Nah, saya nggak suka beberapa lotion yang saya gunakan itu terasa lengket di kulit saat saya kegerahan. 

Karena alasan tersebut, saya pun iseng-iseng beli The Body Shop Body Yogurt. Waktu itu lagi ada promo diskon 50% jadi lumayan banget! Katanya body yogurt ini tingkat melembapkannya nggak seefektif body cream atau body butter. Tapi saya nekat aja nyobain yang varian warm vanilla. Dan tidak disangka kulit saya menyambut baik body yogurt ini! 

Baca Juga: Review Lacoco Glow Mask, Bangun Tidur Kulit Langsung Glowing!

Saya jarang banget bisa menghabiskan body care semacem lotion dalam kurun waktu dua bulan. Berbeda dengan The Body Shop Body Yogurt ini. Body care yang satu ini sudah jadi tandeman bareng Bio Oil untuk menjaga kelembapan kulit sekujur tubuh. Saya menggunakannya di setiap bagian tubuh dan biasanya sesaat setelah menggunakan Bio Oil. Teksturnya yang mirip gel dengan sensasi nyess di kulit membuatnya nyaman dipakai. Body yogurt ini juga cepat meresap di kulit, tapi sensasi lembapnya bisa tahan lama. Apalagi wanginya variatif banget ya! Jadi setelah The Body Shop Body Yogurt Warm Vanilla saya habis, saya lanjut membeli produk kedua dengan varian wangi yang berbeda. 

Personally saya senang banget menggunakan produk ini setelah mandi malam sebelum tidur. Aroma wanginya relaxing sekaligus moodbooster. Rasanya makin pede kan nduselin suami kalau kita wangi. Haha. 

 

Itulah tiga body care untuk merawat kulit selama hamil. Dari ketiga produk tersebut mungkin ada yang kurang cocok di saya, tapi cocok di kulitmu. Yes, it's normal kok temen-temen. Namanya body care pasti sangat personal juga tergantung kondisi dan respon kulit penggunanya. Benar begitu kan?

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar