Best Memories of 2018

By erny's journal - 16.01.00

memori tahun 2018, cerita 2018, resolusi 2018

Bulan Desember akan berakhir dalam hitungan hari. Postingan Instagram tentang 'best nine' pun berseliweran di timeline. Menandakan kalau orang-orang pada penasaran memori apa yang paling banyak engagement-nya di Instagram masing-masing. Alih-alih ikutan posting 'best nine' di Instagram, kali ini saya malah pengen menulis sesuatu yang sangat personal di blog ini. Tulisan tentang best memories yang sudah terjadi selama 2018 ini. To be honest, tahun ini rasanya berisi berkat yang begitu banyak untuk saya. Sampai-sampai, saya lupa hal-hal yang mengecewakan dan hanya tersenyum-senyum sendiri saat mengingat apa saja hal tak terlupakan selama tahun ini. So, these are my best memories of 2018!


1. LULUS KULIAH


Jangan ngaku udah ngikutin blog ini kalau kamu belum baca curhatan tentan perjalanan menuju wisuda. Di situ saya benar-benar mencurahkan setiap perasaan yang datang, ups and down selama proses mengerjakan skripsi. Momen lulus kuliah itu rasanya sangat melegakan dan berhasil menjadi pembuka tahun 2018 yang manis. Iya, saya lulus di bulan Januari 2018 setelah menghabiskan masa kuliah sekitar 5 tahun 4 bulan. Biarpun nggak menyandang selempang cumlaude karena kelamaan kuliah, tetapi saya bersyukur banget dapet kesempatan sekolah yang telah mengubah hidup saya begitu besar. Mulai dari mengubah cara berpikir sampai mempertemukan saya dan suami!

Oiya, saya jadi inget kalau malam pergantian tahun 2017 ke 2018 lalu saya habiskan untuk mengerjakan revisi! What a wonderful memory. Nggak nyangka sudah setahun berlalu.


2. HE ASKED ME TO BE HIS WIFE


Setelah dinyatakan lulus kuliah, ternyata Dhimas serius ngajakin menikah. Mungkin kalau saya benar-benar baru lulus dan belum punya pengalaman kerja atau belum melalui banyak jalan cerita sama dia, saya bakalan mikir lama untuk mengiyakan. Namun, 5,5 tahun perjalanan kami sepertinya cukup membuat saya yakin kalau ajakannya ini serius. Setelah itu petualangan menyiapkan lamaran sampai pernikahan pun dimulai dari bulan Februari tahun 2018 ini. 

3. LAMARAN


Sebelum menulis postingan ini, saya sempat iseng-iseng cek 'best nine' Instagram dan hasilnya foto lamaran muncul sebagai salah satu unggahan selama 2018 yang dapet engagement cukup tinggi. Momen lamaran di akhir bulan April kemarin memang menjadi gerbang perjalanan rumah tangga saya dan suami. Sesungguhnya saya nggak benar-benar yakin kalau tahun 2018 ini akan melepas masa lajang. Tapi namanya rejeki, ternyata tahun ini saya diberi kesempatan untuk menikah dengan lelaki pilihan sendiri yang sudah membersamai saja selama 5,5 tahun. So, momen lamaran itu salah satu momen tak terlupakan tahun ini. Gimana mau lupa kalau persiapan lamaran kemarin hampir 100% kami siapin sendiri? 

Baca juga: Menyiapkan Lamaran Sendiri


4. WORKING WITH PASSION


Saya setuju kalau gembar-gembor tentang kerja dengan passion itu cukup overrated belakangan ini. Tapi, saya mesti mengakui juga kalau tahun 2018 ini saya merasa menemukan sisi 'working with passion' yang saya cari. Sebelumnya, kerja nyaman tetapi penuh tantangan itu masih konsep yang abstrak. Mungkin karena saya memang tipe orang yang butuh adaptasi lama di kantor. Jadi setelah kurang lebih setahun di kantor terakhir ini, saya baru menemukan kalau ternyata 'working with passion' itu benar-benar ada. Kerja penuh tangan, tapi tetap nyaman juga ada. Kerja nyaman, tapi nggak membosankan, itu juga saya temukan di tahun ini. Saya pun merasa optimis untuk lebih berkembang untuk mencapai the better version of me saat bekerja. Rupanya bekerja dengan passion membuat saya lebih semangat, optimis, dan berenergi! 


5. MARRIED


Belum ada setahun lulus kuliah, eh sudah nikah! Ini hal yang tak pernah terbayangkan sih. Tapi kalau ditilik lagi, di saat yang bersamaan saya juga sudah bekerja kurang lebih 4 tahun sih. Jadi, nggak bener-bener baru lulus langsung menikah hehe. 

Momen pernikahan di tahun ini bisa dibilang menjadi highlight dalam hidup saya hampir seperempat abad ini. Berani menikah itu keputusan besar. Dulu saya menyebutnya bukan sebuah pencapaian, tapi sekarang saya berubah pikiran. Bagi saya, menikah juga menjadi salah satu pencapaian karena banyak hal yang harus saya pertimbangkan untuk mengambil keputusan ini. Menikah membuat saya nggak cuma punya teman hidup yang tinggal seatap saja. Tapi, saya merasakan betul kalau pandangan hidup itu berubah seiring dengan keputusan yang diambil. Bersyukurnya, saya menikah dengan pacar yang udah bareng-bareng selama 5,5 tahun sehingga saya nggak kesulitan dan nggak kaget hidup bareng dia. Apalagi, beberapa pertanyaan terkait visi misi pernikahan hingga hal-hal prinsipil lainnya sudah kami bahas panjang lebar sebelum menikah. Sejauh ini, bersyukur banget melewati empat bulan pertama pernikahan dengan banyak kemudahan.

Baca juga; Hal-Hal yang Perlu di Bahas Sebelum Menikah

6. PINDAH TEMPAT TINGGAL


Sama dengan perempuan kebanyakan, saya juga excited akan pindah dari kos ke rumah baru bareng suami. Perasaan tersebut membuat saya seperti dapet suntikan semangat yang nggak ternilai banyaknya. Rasanya ada alasan untuk selalu bekerja keras buat bikin rumah terasa lebih nyaman (re: beli furnitur ngisi rumah yang habisnya lumayan haha) dan selalu ada rasa nggak sabar untuk segera pulang.

desain rumah minimalis


7. LIBURAN


Jadi saya tuh punya janji dengan diri sendiri untuk nggak liburan sebelum lulus kuliah. Pokoknya selama tahun 2017, setiap ada kesempatan cuti atau libur panjang pasti saya gunakan untuk mengerjakan skripsi! Karena itulah, saya mengharuskan untuk liburan di tahun 2018.

Awal tahun 2018 sudah diisi dengan rencana menikah, otomatis saya pun nabung dengan sekuat tenaga untuk memenuhi kebutuhan menikah dan mikir kalau liburan itu, ya ntar ajalah. Hingga akhirnya saya nanya ke calon suami waktu itu. Apakah ada rencana honeymoon setelah nikah? Eh dia mengharuskan ada karena selama pacaran kan kami nggak pernah pergi yang lama berdua, dan nggak semengenal itu satu sama lain. Jadilah liburan di tahun 2018 tajuknya honeymoon. Kami menghabiskan waktu 5 hari di Bali, tepatnya di Pulau Bali, Pulau Nusa Lembongan, dan Pulau Nusa Ceningan.

Baca juga: Honeymoon Itinerary 4 Nights 5 Days in Bali

Meskipun liburannya nggak jauh, tapi saya bersyukur banget! Apalagi dihabiskan bareng suami!

8. WISUDA


Oiya, ada satu momen lagi yang tidak terlupakan dari tahun 2018 yaitu, wisuda di bulan puasa. Saya nyesel banget kenapa nggak berjuang ngurus persyaratan wisuda untuk bulan Februari. Saya malah milih wisuda di bulan Mei saat bulan puasa. Ternyata, wisuda di bulan puasa itu BERAT SAUDARA! Mending hindari wisuda di bulan puasa karena rawan dehidrasi dan bikin kita nggak enjoy the moment. Bahkan saya nggak ada foto proper selama wisuda saking chaos-nya karena badan gemeter udah lelah, ngantuk, dan dehidrasi. Eh, tapi jadi ada alasan tambahan untuk ambil kuliah S2 biar bisa wisuda lagi dengan proper haha!


9. RAJIN MASAK


Memasak itu merupakan salah satu hobi yang kurang terakomodasi karena dapur kost-an kecil dan nggak ada kulkas. Daripada masak sendiri, lebih hemat beli makan di luar. Makanya setelah menikah saya langsung happy karena akan ada orang yang makan masakan saya selain saya sendiri. Plus, ada dapur sendiri yang bisa digunakan kapanpun dan memasak jelas bikin keuangan keluarga lebih stabil. Tahun 2018 ini saya kembali rajin masak. Bahkan saya sampai bikin Instagram khusus untuk mendokumentasikan menu-menu makanan yang sudah saya masak selama ini. Biar rapi aja dan biar suami bisa milih menu pas mood masak saya sedang turun atau saat kehabisan ide mau masak apa.

memori 2018, catatan 2018,


Itulah best memories saya di tahun 2018 ini. Saya nggak nyangka bisa menuliskan 9 memori tersebut mengingat akhir 2017 kemarin saya sedang  merasa terpuruk karena berbagai hal. Sampai-sampai saya nggak berani nulis resolusi 2018 ketimbang resolusi tersebut tak terealisasikan dan bikin saya down lagi di tahun berikutnya. Memang benar kalau waktu setahun itu bisa mengubah banyak hal. Ya, salah satunya tahun ini dimana banyak perubahan hidup terjadi dan bikin saya optimis serta excited menyambut 2019. Kalau kamu, apa best memories versimu tahun ini?

  • Share:

You Might Also Like

6 komentar

  1. #2018gantistatus yah erny, yeayyy !! dannnn ya ampun yang no 9 itu yah aq udah nikah 7 tahun dan sampe saat ini masih gak rajin masak juga, lebih rajin suami aq, heuheu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak masalah mbak yang penting tetep makan tiap hari haha. aku pun nggak munafik sesekali bosan dan males. Lalu milih beli di luar. Make it easy hihi.

      Hapus
  2. waaaah selamaaaat, nomer 9 susah banget huhuhu, hampir 5 tahun nikah sampe sekarang masih susah buat rajin masak hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak masalah hihi, yang penting kebutuhan nutrisi tiap hari tetep aman! ahah

      Hapus
  3. Aku udah lama sekali nggak main ke blog ini, tau-tau udah akhir tahun aja dan baca postingan ini. Sebelumnya, congrats yaaa Mba! Dalam setahun banyak perubahan hidup yang waw banget ya. Semoga 2019 lebih keren lagi (:

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener... aku bahkan tertegun lho terakhir nulis kaya gini 2 tahun lalu. Amin. makasih sudah baca.

      Hapus