Photo Facial Acne, Treatment Khusus Kulit Berjerawat dari ZAP Clinic!

By erny's journal - 11.48.00

Review photo facial acne zap clinic

Hampir setiap hari saya menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk berangkat dan pulang dari kantor. Kebayang nggak sih gimana kotornya kulit saya karena terpapar asap dan debu di perjalanan pergi dan pulang tersebut. Bener sih saya pakai masker. Tapi tetap saja, kulit rasanya cepet kusem dan masalah seperti jerawat rawan muncul. Apalagi kalau badan juga kecapekan atau pikiran stres. Wah, kulit saya langsung reaktif. 

Kulit saya memang bukan tipe acne prone, tetapi kulit saya tetep berlangganan sama jerawat terutama saat tubuh lelah, pikiran stres, dan pola hidup (istirahat dan makan) kurang berkualitas. Persis seperti dua bulanan terakhir. Jerawat yang nangkring di muka saya memang nggak lebih dari 10 biji, tapi ada satu dua yang jerawat batu yang meradang dan nggak kunjung pecah. Tahu kan gimana rasanya, nyut-nyutan iya, gatel juga, dan hasrat pengen mencet juga tinggi. 

Selama dua bulanan ada jerawat yang nangkring santai di kulit, saya sengaja nggak pakai acne treatment atau perawatan krim khusus. Selain karena saya clueless, saya juga belum nemu spot treatment jerawat yang nampol banget. Dalam kondisi kulit berjerawat ini, saya dapet kesempatan dari Clozette Indonesia untuk nyobain treatment Photo Facial Acne di ZAP Clinic. Berhubung reputasi dari ZAP Clinic ini memang bagus dan bisa konsultasi dengan dokter, saya pun berani nyobain treatment khusus kulit saat berjerawat yang akan saya share selengkapnya di postingan kali ini.

Apa Sih Photo Facial Acne Treatment? 


Photo Facial Acne Treatment ini merupakan treatment terbaru yang ditawarkan oleh ZAP Clinic untuk kondisi kulit yang berjerawat. Sebelumnya, ZAP sudah memiliki treatment dengan sebutan Photo Facial yang tidak dikhususkan untuk pemilik kulit berjerawat.

Saat saya berkonsultasi dengan dokter di ZAP Clinic, langkah pertama adalah pengecekan kondisi kulit dengan alat khusus. Menurut dr. Ira yang menghandle saya, beliau tidak akan melakukan tindakan dengan treatment Photo Facial Acne bila spot jerawat di kulit saya tidak memenuhi standar. Maksudnya, bila kondisi jerawat kurang dari 10 spot, tidak ada yang meradang, dan hanya sebatas beruntusan, maka treatment ini sebaiknya tidak dijalankan dan bisa memilih treatment lainnya. Saat saya melakukan Photo Facial Acne Treatment ini kondisi kulit wajah saya memang sedang berjerawat walaupun tidak banyak. Namun, ada satu jerawat batu dengan ukuran besar yang sedang meradang.

Treatment Ditangani oleh Dokter


Setelah sesi konsultasi selesai, saya pun bersiap masuk ke ruangan treatment. Setiap ruang didesain untuk 2 pasien dengan kelambu pembatas. Ruangan didominasi warna hijau yang juga menjadi signature color clinic ini.


Setiap pasien akan ditangani oleh satu terapist dan dokter. Jadi, dokter tidak hanya untuk konsultasi saja, dokter di ZAP Clinic juga turun langsung untuk penanganan treatment pada pasien. Photo Facial Acne Treatment yang saya cobain ini durasinya hanya sekitar 30 menit saja. Jauh lebih cepat dibandingkan treatment facial di klinik lain karena treatment di ZAP dilakukan dengan alat-alat canggih yang nggak sekadar cepat, tetapi juga nggak sakit dan hasilnya maksimal..



Proses Photo Facial Acne Treatment


Treatment ini diawali dengan step cleansing yang dilakukan atas bantuan terapis. Setelah kondisi kulit bersih, dokter lanjut melakukan tindakan active acne laser. Nah, di proses active acne laser ini, dokter sudah menjelaskan kalau saya bakal merasakan sensasi cekit-cekit sebagai efeknya. Biasanya, di bagian kulit yang berjerawat sensasi cekit-cekitnya akan lebih terasa intens. Bener sih karena pas laser mengenai bagian jerawat yang meradang, rasanya cekit-cekit dan perih seperti kesetrum. Eh, tapi saya malah seneng karena seperti ada sensasi puas jerawat yang sudah dua mingguan ada di pipi ini akan segera hilang. Fungsi dari step ini memang fokus untuk mematikan jerawat di kulit wajah. Wah saya excited dan berharap jerawat di kulit beneran teratasi setelahnya.

Atas: Active Acne Laser | Bawah: Face Rejuvenation

Proses active acne laser selesai, sekarang saatnya ke step selanjutnya yaitu, Face Toning Acne.  Face toning acne ini berfungsi untuk membersihkan kulit lebih maksimal, membantu mengatasi hiperpigmentasi di lapisan kulit dalam (dermis), mencegah produksi minyak berlebih yang memicu jerawat, dan memicu produksi kolagen pada kulit. Sebelumnya, kulit saya dilapisi gel khusus terlebih dulu yang memberi efek sensasi dingin untuk meredam efek panas dari alat khusus untuk face toning ini. Face Toning Acne ini juga ditangani langsung oleh dokter dan sebagai pasien, saya diperbolehkan memilih kadar dingin dari gel yang digunakan pada proses ini. Intinya, selama treatment ini saya merasakan betul kalau dokter dan terapis ZAP Clinic ini sangat mengutamakan kenyamanan dan keamanan untuk pasiennya.

Setelah face toning acne, step berikutnya adalah face rejuvenation. Sebelum dimulai proses rejuvination, gel di kulit wajah dibersihkan terlebih dulu. Step ini juga nggak terlalu lama. Dari yang aku rasain sih sensasinya seger banget. Rasanya seperti disemprotin embun seger gitu di wajah. Nah, fungsinya sendiri untuk mengurangi hyperpigmentasi juga, tapi untuk lapisan kulit atas (epidermis dan dermis atas), membantu meringankan peradangan kulit karena jerawat, mencegah munculnya jerawat baru, dan bikin kulit jadi kenyal. Proses face rejuvenation ini beneran cuma sebentar banget. Setelah rejuvenation selesai kini masuk ke tahap terakhir yaitu, Face Oxy Infusion.

Face Oxy Infusion ini efektif untuk melembabkan kulit secara instan, memberi efek kulit wajah segar, dan bersih. Sensasinya sendiri memang seger banget di kulit wajah. Kulit saya disemprotin oksigen dengan alat khusus. Efek menyegarkan ini juga bikin kulit yang tadinya sempat cekit-cekit memerah karena active acne laser jadi lebih kalem.

Kondisi wajah after treatment


My Own Opinion


Sebelumnya, saya nggak pernah melakukan treatment di klinik saat kulit sedang berjerawat. Kebayang aja ngilunya jerawat dipencetin. Apalagi kalau terapisnya sadis dan kurang higienis. Wah kebayang banget gimana perihnya. Tapi, saya justru tertarik nyobain facial khusus acne di ZAP Clinic karena beauty clinic yang satu ini tuh terkenal premium dan nggak kaleng-kaleng. Maksudnya, mereka punya alat-alat canggih dan ditangani sama dokter.

Nah, sebelum melakukan perawatan, saya juga sempat kepoin di website-nya dan dapet penjelasan kalau facial di ZAP Clinic ini dijamin nggak sakit. Eh ternyata beneran nggak sakit karena nggak ada proses pencet-pencet komedo atau ekstraksi jerawat secara manual. Semua tahap dilakukan dengan bantuan teknologi dan ditangani oleh dokter serta terapis khusus.

Untuk higienis atau nggaknya, sudah nggak perlu lagi dipertanyakan. Makanya, kalau temen-temen ada budget lebih saya saranin treatment di sini saja. Saya merasakan betul sih efeknya di kulit. Setelah Photo Facial Acne, kulitku emang lebih halus, lembab, dan jerawat jadi cepet keluar isinya. Sementara jerawat batu yang meradang juga sudah kempes. Kalau mau hasil optimal, dokter menyarankan untuk treatment setiap minggu selama sebulan dan setelahnya tinggal maintenance setiap bulan saja.

Bare face and no edit,  hasil di kulit setelah Photo Facial Acne

Well, nothing to complain lah terkait photo facial acne di ZAP Clinic. Mau protes harga pun rasanya nggak perlu karena biarpun pricey (sekali treatment 1 jutaan), tetapi secara pelayanan, teknologi yang digunakan, hingga penanganannya selama treatment benar-benar bagus. So, kalau kamu ingin treatment yang berkualitas emang saya saranin nyobain di ZAP, tapi kalau cari murah tentu bukan di sini ya! Karena ada harga ada hasil nyata.

  • Share:

You Might Also Like

6 komentar

  1. Setujuuuu!!!!!!!! Treatment di ZAP itu worth every penny! gak rugi!
    cuma tuh yah, kalo abis keluar zap, kayak gak mau kemana-mana jadinya. Gak mau kena panas, gak mau kena debu. Hihihihihi.

    Kmau abis dari ZAP diciumin muluk yak sama mas nya? *kemudian Kicas di Block erny!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener terus males makeup juga karena kondisi kulit sedang oke-okenya. Menurutku sih haha. Wah itu mah nggak perlu facial dulu beb, tetep diciumin wakak

      Hapus
  2. Kalau ini facialnya gak pakai pencet-pencet ya? Enak banget tuhh. Aku masih suka inget gimana rasanya abis dipencet, perasaan malah nambahin luka aja :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, iya kan? aku tuh males facial karena itu juga haha. Tapi emang di zap nih beda mana cepet banget. Ya mahal, tapi woth it haha

      Hapus
    2. Setuju sama kak lia.
      Yang bikin trauma facial adalah pencet pencet moment

      Hapus
  3. Aku jadi pengen perawatan di ZAP juga, dari dulu lewat lewat aja depan tokonya.

    BalasHapus